oleh

Kunjungi Rusunawa IAIN, Ini yang Dilakukan Polisi Astuti

Tulungagung, (afederasi.com) – Kapolres Tulungagung beserta Pejabat Utama (PJU) mendatangi kompleks karantina di IAIN Tulungagung pada Selasa (23/6/2020) siang.

Kedatangan Polisi Agunge Sikap Tulung Tinulung atau Astuti (sebutan polisi Tulungagung-red) ini untuk memberikan dukungan kepada penghuni rusunawa yang menjalani isolasi yakni dengan menyalurkan mainan anak-anak, susu anak, nutrisi, makanan, popok bayi, hingga obat khusus dari Kapolda Jatim untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kami sengaja datang kesini untuk memberikan semangat dan dukungan kepada warga yang menjalani isolasi,” kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia kepada afederasi.com.

Pandia mengatakan, menjalani isolasi selama 14 hari bukanlah hal yang mudah. Sebab, mereka hanya dibatasi berada di ruangan atau halaman sekitar diwaktu tertentu. Jika mereka tidak diberi dukungan, bisa jadi akan mengalami stres hingga merasa terasingkan.

“Tujuan diisolasi kan agar kondisi mereka bebas dari Covid-19 serta tidak menularkan kepada orang lain,” katanya.

Apalagi lanjut Pandia, yang menjalani isolasi ini tidak hanya orang dewasa. Melainkan juga banyak yang masih anak-anak yang cepat bosan, sehingga perlu diberikan sesuatu untuk mengalihkan perhatiannya dengan mainan anak.

Baca Juga  Miliki Sabu, Dua Oknum PNS Diciduk Polisi

“Tadi kami bawakan mobil-mobilan, ada boneka, bola, puzzle, dan sebagainya,” imbuhnya.

Selain itu lanjut Pandia, pihaknya juga memberikan makanan seperti pizza, roti, berbagai minuman, dan obat herbal dari Kapolda Jatim yang dipercaya bisa mengobati pasien Covid-19.

“Ada 120 boks obat herbal tadi, semoga semua yang menjalani isolasi segera sehat dan kembali ke rumah serta beraktifitas seperti biasa,” harapnya.

Disinggung apakah ada rekomendasi untuk Gugus Tugas setelah pihaknya memantau di kompleks karantina ini, Pandia akan mengusulkan agar Gugus Tugas memberikan fasilitas olah raga. Menurutnya, kedepan fasilitas ini bisa menghindarkan kebosanan pasien.

“Beberapa waktu yang lalu kan televisi, sekarang mungkin perlu ditambah fasilitas olahraga,” tutupnya.

Sementara itu, anggota Tim Logistik Kompleks Karantina IAIN Tulungagung Mohammad Afifu mengatakan, setidaknya ada 111 orang yang menjalani isolasi dengan rincian 60 orang di Mahad, dan 51 orang di Rusunawa.

“Kalau jumlah keseluruhan anak-anak sekitar 18 orang,” katanya.

Afifu mengungkapkan, untuk menghilangkan kebosanan, setiap pagi mereka dihimbau untuk melakukan senam sehat atau berjemur di luar gedung. Untuk senam rutin, dilaksanakan setiap hari Kamis pagi.

Baca Juga  JPU Tuntut Gaguk 2 Tahun 6 Bulan

“Sedangkan untuk anak-anak diberi mainan,” katanya.

Afifu menambahkan, meski mereka sebelumnya tidak saling kenal, namun hubungan kekeluargaan antar pasien cukup baik. Bahkan mereka saling mendukung agar cepat sehat dan kembali pulang ke rumah. (yp).

News Feed