oleh

Kresna Life Gelar Diskusi dengan Pemegang Polis, Ini yang Disampaikan

Jakarta, (afederasi.com) –  PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life), melalui ketua Tim Penyelesaian Polis (TPP) PIK dan K-LITA menggelar diskusi bersama pemegang polis pada Rabu (12/8/2020).

Dalam pertemuan tersebut, TPP memohon maaf atas timbulnya persepsi keterbatasan komunikasi antara pihak manajemen dengan pemegang polis selama ini.

“Kami minta maaf sebesar-besarnya, dan kami ingin membuka dialog seluas-luasnya dengan para pemegang polis,” kata ketua TPP PIK dan K-LITA Supriyadi.

Supriyadi menegaskan, perusahaan tetap berkomitmen dengan itikad baik ingin menyelesaikan setiap proses yang ada untuk mencapai solusi terbaik. Namun perusahaan tidak bisa melewati proses ini dengan baik tanpa adanya dukungan dari para Pemegang Polis.

“Kita selesaiakan dengan musyawarah mufakat dan kekeluargaan. Kita cari win-win solution,” katanya.

Supriyadi menjelaskan, untuk itu perusahaan menunjuk TPP guna membantu Kresna Life dalam memperbaiki dan meningkatkan komunikasi dengan para pemegang polis. TPP juga akan memastikan akan mendengar dan menampung setiap masukan untuk perusahaan terkait skema dan proses penyelesaian.

“Kami akan melayani segala bentuk masukan, keluhan, pertanyaan, dan pengajuan terkait penyelesaian Polis PIK dan K-LITA,” terangnya.

Baca Juga  Banyak Lahan Berpotensi Digarap, HBK Usulkan ke Menhan Agar NTB Masuk Program Food Estate

Supriyadi melanjutkan, langkah ini ditempuh untuk menghindari kesimpangsiuran informasi terkait proses yang ada dan membantu Kresna Life selama proses penyelesaian polis kepada para pemegang Polis.

“Kami akan berusaha melayani setiap komunikasi yang masuk, dan kami harap pemegang polis bisa bersabar jika masih belum mendapat respon dari kami,” imbuhnya.

Masih menurut Supriyadi, Kresna Life membuka dialog dan jalur komunikasi ini seluas-luasnya. Tujuannya, agar para pemegang polis dapat berkomunikasi langsung dengan manajemen.

“Kami akan memproses semua masukan yang ada dan menyelesaikan proses ini dengan baik. Jadi tidak perlu ke regulator atau ke pihak lain agar kondisi tetap kondusif,” pintanya.

Supriyadi menambahkan, dalam kesempatan tersebut pihaknya menghimbau agar para pemegang polis tetap tenang. Sebab, jika timbul kegaduhan, akan berpotensi negatif terhadap kinerja saham, kinerja perusahaan, dan sentimen pasar.

“Berikut beberapa layanan yang bisa digunakan untuk berkomunikasi WhatsApp 082114128978, e-mail melalui tpp.ajk@gmail.com, layanan Video Conference rutin melalui aplikasi Zoom Meetings, dan layanan tatap muka langsung,” pungkasnya. (al/yp)

News Feed