oleh

Komplotan Begal Spesialis Roda Empat Tamat Ditangan Jatanras

Surabaya, (afederasi.com) – Komplotan begal, spesial roda empat yang sangat meresahkan berhasil dibekuk Unit Jatanras Polrestabes Surabaya. Ketiganya terpaksa dilumpuhkan kakinya lantaran mencoba melawan dan kabur saat dilakukan pengembangan.

Mereka adalah AH, dan AM warga Surabaya, serta HO warga Sampang Madura.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana menuturkan, ketiganya terpaksa ditembak kakinya karena pada saat dilakukan pengembangan mereka melakukan perlawanan dan ingin melarikan diri. Meski petugas sudah memberikan tembakan peringatan, namun mereka tidak menghiraukannya.

“Tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali, terpaksa kami melakukan tindakan tegas dan terukur,” katanya.

Arif Rizky menjelaskan, tertangkapnya ketiga pelaku ini berkat informasi yang diterima petugas sebelumnya. Bahwasannya, salah satu komplotan pelaku yakni MA tertangkap lebih dahulu karena kasus narkoba. Setelah diinterograsi, ternyata MA ini adalah salah satu anggota begal yang meresahkan.

“Saat ini MA sudah mendekam di Lapas Medaeng. Dari keterangan MA, akhirnya ketiga rekannya berhasil diamankan,” jelasnya.

Masih menurut Arif Rizky, dalam menjalankan aksinya, komplotan begal ini berpura-pura mau menyewa mobil korban untuk mengangkut besi tua. Pada saat negosiasi harga, korban didorong dan ditodong dengan senjata tajam jenis celurit. Setelah itu, mobilnya dibawa kabur.

Baca Juga  Kapolrestabes Surabaya Pimpin Sertijab Wakapolres dan Kapolsek

“Kadang pemiliknya dimasukkan ke mobil pelaku dan dilakban kedua matanya,” jelasnya.

Kemudian, korban dibuang di daerah Leran Manyar Gresik dalam keadaan terikat dan tertutup matanya. Selain beraksi di wilayah Surabaya, pelaku juga beraksi di Lamongan dan Sidoarjo.

Dari para pelaku ini, diamankan barang bukti berupa, sebilah senjata tajam jenis celurit, dan empat buah handphone. Para pelakunya kini ditahan dalam penjara di Mapolrestabes Surabaya guna proses hukum lebih lanjut. (al/yp).

News Feed