oleh

Kembali Lagi Satu Paramedic Terpapar Covid-19

Tulungagung, (afederasi.com) – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung kembali mengkonfirmasi 3 nama pasien baru yang terkonfirmasi positif coronavirus disease (Covid-19), pada Kamis (3/9/2020). Dari 3 nama tersebut, satu orang merupakan paramedic di salah satu rumah sakit di Kabupaten Tulungagung.

Wakil Juru bicara (jubir) GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro mengatakan salah seorang paramedic yang terkonfirmasi Covid-19 ini berinisial KPT, yang berasal dari Kecamatan Kedungwaru.

KPT merupakan seorang ahli gizi di salah satu rumah sakit yang ada di Kabupaten Tulungagung. Pasien yang berusia 50 tahun ini sebelumnya berstatus suspek yang kemudian terkonfirmasi Covid-19 pada hari ini. “Ya harini ada tambahan 3 pasien baru, salah satunya seorang merupakan paramedic di rumah sakit,” ungkapnya.

Lebih lanjut Galih menjelaskan, KPT merupakan kasus level 2 dari pasien berinisial Y yang sudah lebih dulu terkonfirmasi Covid-19. Pasien Y ini masih kerabat dengan KPT, dan sempat melakukan kontak dengan KPT.

Y ini merupakan kerabat KPT, yang berasal dari luar Kabupaten Tulungagung. Y masuk ke RSUD dr Iskak pada 20 juli lalu dengan gejala sesak, mual, dan muntah. Karena Y dinyatakan positif Covid-19, petugas melakukan tracing terhadap KPT yang sempat kontak dengan Y.

Baca Juga  Pasien Sembuh dari Covid-19 di Kota Mamer Bertambah Satu, dari Klaster Tenaga Medis

Selanjutnya, KPT masuk RSUD dr Iskak pada 28 Agustus lalu dengan gejala panas, sesak dan demam. Petugas melakukan pemeriksaan swab dan hasilnya menunjukkan positif. Petugas melakukan pengembangan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap IRZ dan MIN yang merupakan kontak serumah dengan KPT.

Petugas juga melakukan pengambilan swab terhadap keduanya pada 1 September dan dinyatakan positif. “Kini keduanya sedang menjalani isolasi di Rusunawa, sementara KPT masih menjalani perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung,” jelasnya.

Penambahan 3 kasus baru ini, lanjut Galih, menjadi salah satu tanda bahwa penularan Covid-19 masih terus terjadi. Untuk itu masyarakat diimbau tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan kerika beraktifitas dalam kesehariannya. Hal ini untuk menekan angka penularan. “Protokol kesehatan ini yang benar-benar harus tetap dijalankan, jangan sampai abai,” tegasnya.

Sekedar diketahui data perkembangan Covid-19 di Tulungagung hingga 3 September, jumlah kumulatif Covid-19 mencapai 295. Dari jumlah tersebut 271 dinyatakan sembuh, 3 meninggal dunia dan 8 orang masih dalam perawatan. Sementara 13 lainnya menjalani isolasi. Penambahan kasus ini sekaligus membuat prosentase kesembuhan kembali menurun. Dari semula sekitar 92 persen menjadi 91,8 persen. (dn)

News Feed