oleh

Kembali Bertambah, Satu Tenaga Pendidik SMA terkonfirmasi Positif Covid-19

Tulungagung, (afederasi.com)– Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung kembali menemukan satu tenaga pendidik di salah satu lembaga SMA di Kota Marmer, yang terkonfirmasi coronavirus disease (Covid-19), pada Sabtu (19/9/2020).

Adapun pasien yang merupakan tenaga pendidik adalah EDP (48) warga Kecamatan Gondang. Dengan adanya penambahan kasus baru ini kian menambah panjang daftar kasus konfirmasi Covid-19.

“Iya harini kami kembali menerima laporan adanya satu pasien yang merupakan tenaga pendidik di salah satu lembaga SMA di Tulungagung terkonfirmasi positif Covid-19. Yaitu EDP warga Kecamatan Gondang,” ungkap wakil Juru Bicara (jubir) GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro, Sabtu (19/9/2020).

Galih menjelaskan sebelumnya pasien berinisial EDP ini terjaring petugas ketika melakukan pemeriksaan rapid diagnostic test (RDT) saat hendak melakukan pembelajaran tatap muka. Saat itu, pihak sekolah meminta petugas dari Puskesmas Sembung untuk melakukan pemeriksaan terhadap seluruh tenaga pendidik yang berada di sekolah tersebut sebagai syarat untuk kembali melakukan pembelajaran tatap muka.

Baca Juga  Jalani Isolasi Kurang dari 10 Hari, Tiga Guru SMA di Kota Marmer Sembuh dari Covid-19

“Petugas melakukan pemeriksaan RDT terhadap 74 orang, satu diantaranya reaktif. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan swab dan ditemukan EDP terkonfirmasi Covid-19,”jelasnya.

Untuk itu, sampai saat ini petugas masih melakukan penelusuran atau tracing untuk mencari zero point penularan dari kasus EDP.

Sebelumnya pada Jum’at (18/9/2020) satuan GTPP Covid-19 Tulungagung juga merilis empat nama yang berprofesi sebagai tenaga pendidik yang terkonfirmasi Covid-19, yaitu pasien berinisial DWE, GFR, YUS, dan SRU.

Keempatnya juga terjaring dari hasil pemeriksaan RDT di Puskesmas Campurdarat sebagai salah satu syarat untuk kembali melakukan pembelajaran tatap muka. Untuk itu, satuan GTPP Covid-19 mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan untuk menekan kasus penularan Covid-19.

“Tidak perlu panik, yang terpenting tetap waspada dan wajib mematuhi protokol kesehatan untuk membantu menekan angka penularan kasus,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, hingga Sabtu (19/9/2020) jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 356 kasus, dengan rincian 308 orang dinyatakan sembuh, meninggal 3 orang sedangkan 15 orang menjalani perawatan serta 30 menjalani isolasi. (dn)

News Feed