oleh

Kecanduan Game Online, Tiga Pemuda Gasak Kotak Amal dan Tabung Elpiji

Surabaya, (afederasi.com) – Sebanyak tiga orang, satu diantaranya masih anak-anak terpaksa harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, keempatnya diduga telah mencuri dua kotak amal dan tiga tabung gas elpiji di warung soto milik Alimin. Ironisnya, keempatnya nekat mencuri hanya karena membutuhkan uang untuk membeli paket data guna bermain game online.

Ketiga pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut yakni BY (24), AS, (29), MJ (15). Semuanya tinggal di Kecamatan Semampir.

“BY dan AS saat ini sudah diamankan, sedangkan MJ tidak ditahan karena masih dibawah umur. Namun proses hukum berlanjut,” kata Kapolsek Sukolilo AKP Subiyantana melalui Kanit Reskrim Iptu Zainul Abidin.

Abidin menjelaskan, modus yang digunakan keempat pelaku ini bisa dibilang cukup sistematis dan rapi. Awalnya, mereka hanya duduk-duduk di dekat warung soto milik korban. Setelah situasi aman, BY dan MJ masuk ke dalam warung yang tidak dikunci.

“Sedangkan AS bertugas mengawasi situasi dari luar,” imbuhnya.

Abidin melanjutkan, saat BY dan MJ sudah berada di dalam warung, lantas keduanya mengambil dua buah kotak dan membawanya pergi disebuah tempat yang cukup aman. Kemudian, mereka kembali lagi ke warung untuk mengambil tiga buah tabung gas elpiji.

Baca Juga  Merugikan, Pekerja Seni Wadul Dewan Soal Perwali

“Sesampainya di lokasi penyimpanan, BY memecah kaca kotak amal dengan cara diinjak dengan kaki,” terangnya.

Masih menurut Abidin, kemudian uang  yang ada di dalam kotak amalsekitar Rp100 ribu diambil dan digunakan untuk membeli paket data. Sisanya, dipakai untuk membeli makan dan minum bersama.

“Nah keesokannya, BY ini menyuruh MS (teman MJ-red) untuk menjual tiga tabung gas dan laku Rp 240 ribu. Kemudian MS mendapat bagian Rp 45 ribu,” jelasnya.

Dari kejadian tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti berupa dua buah kotak amal dalam keadaan kaca pecah dan tiga buah tabung elpiji. (al/yp)

News Feed