oleh

Kasus Covid-19 di Kota Marmer Terus Bertambah

Tulungagung, (afederasi.com) – Penularan kasus coronavirus disease (Covid-19) di Kabupaten Tulungagung hingga kini masih terus terjadi. Bahkan sebagian besar dikarenakan transmisi lokal. Seperti tiga kasus baru pasien positif Covid-19 yang dirilis oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 pada Jumat (4/9/2020).

“Hari ini kami kembali mengkonfirmasi tiga kasus baru, sehingga jumlah kumulatif pasien Covid-19 sebanyak 298 kasus,” ungkap Wakil Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro, Jum’at (4/9/2020).

Galih menjelaskan dari tiga kasus baru ini, dua diantaranya merupakan hasil pengembangan dari penyelidikan epidemiologi (PE) dari pasien berinisial KPT yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada 3 September lalu.

“Tiga pasien ini diantaranya dua dari Kecamatan Kauman dan satu pasien dari Kecamatan Sumbergempol,” terangnya.

Galih memaparkan untuk pasien pertama yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah pasien berinisial LKD. Dimana, pasien berusia 25 tahun ini merupakan anak dari KPT dan sehari-hari tinggal serumah dengan KPT. Sedangkan suami dari LKD, yakni AM (29) juga terkonfirmasi positif Covid-19 Jumat (4/9/2020).

Baca Juga  Kasus Positif Covid-19 di Jatim tembus 14.013 kasus, Usai Bertambah 552 kasus baru

“Kasus pertama ini merupakan anak dan menantu dari pasien KPT. Ini merupakan hasil pengembangan PE,” paparnya.

Tidak berhenti disitu, selanjutnya, petugas masih terus melakukan pengembangan PE terhadap keluarga KPT yaitu terhadap suaminya yakni IRZ (51). Dimana IRZ yang juga terkonfirmasi ini merupakan seorang pramuniaga yang memiliki resiko bertemu dengan banyak orang.

“Untuk itu petugas melakukan tracing terhadap 31 orang yang sempat kontak erat dengan IRZ,” ujarnya.

Sementara untuk pengembangan kasus AM, petugas melakukan tracing terhadap 4 orang. Adapun empat orang ini merupakan keluarga AM yang berada di Kecamatan Kauman.

“Sebab, pada 20 Agustus lalu, AM sempat berkunjung ke rumah keluarganya yang berada di Kecamatan Kauman,” jelasnya.

Kasus terakhir yang terkonfirmasi positif Covid-19, yakni pasien berinisial NHY (66). Pasien yang berasal dari Kecamatan Sumbergempol ini merupakan pasien rawat jalan yang ditemukan memiliki gejala pneumonia, dan batuk. Untuk memastikan, petugas melakukan pengambilan swab dan hasilnya NHY dinyatakan positif Covid-19.

Untuk menemukan zero point penularan Covid-19, petugas hingga kini melakukan tracing terhadap 17 orang yang memiliki kontak erat dengan NHY. Ke-17 orang ini merupakan anak, menantu dan cucu NHY. Petugas menemukan 2 orang reaktif berdasarkan hasil pemeriksaan rapid diagnostic test (RDT).

Baca Juga  Kasus Positif Covid-19 di Jatim tembus 14.013 kasus, Usai Bertambah 552 kasus baru

Galih mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebab transmisi lokal penularan Covid-19 masih dimungkinkan dapat terjadi. Mengingat mobilitas masyarakat masih tinggi.

“Protokol kesehatan ini adalah kunci untuk menekan kasus Covid-19. Saya himbau agar tetap mengenakan masker dan menerapkan pola hidup sehat,” pungkasnya. (dn)

News Feed