oleh

Jembatan Lembu Peteng Ditutup Dua Bulan, Ini Jalur Alternatif yang Bisa Dilalui

Tulungagung, (afederasi.com) – Akses jalan yang menuju Jembatan Lembu Peteng resmi ditutup mulai hari ini hingga enam puluh hari kedepan. Penutupan dilakukan lantaran jembatan yang berada di jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Blitar-Tulungagung-Trenggalek tersebut sedang dalam perbaikan.

Lantas, pengguna jalan dari arah Blitar atau Tulungagung yang akan menuju ke Trenggalek harus lewat jalur mana ?

Kaur Bins Ops (KBO) Satlantas Polres Tulungagung Iptu Suryono mengatakan, atas penutupan jalur ini pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalulintas. Tujuannya, agar pengguna jalan yang mau menuju ke Trenggalek atau sebaliknya tidak terganggu.

“Kita sudah siapkan titik-titik pengalihan arus,” katanya.

Suryono melanjutkan, bagi pengguna jalan asal Kabupaten Blitar yang ingin menuju ke Trenggalek akan diarahkan melalui simpang empat Jepun ke utara hingga simpang empat RSUD dr Iskak lama belok ke kiri.

“Selanjutnya pengguna jalan tinggal mengikuti rambu-rambu, nanti tembusnya di simpang empat Cuiri dan simpang tiga Jetakan,” katanya.

Suryono mengatakan, jalur yang sama juga bisa digunakan bagi pengguna jalan dari Trenggalek yang ingin menuju ke Tulungagung atau Blitar. Namun jika ingin ke arah Kediri atau Surabaya, dari simpang empat Cuiri mereka bisa langsung ke utara hingga simpang empat Karangrejo.

Baca Juga  Menuju New Normal, Tiga Pilar Resmikan Samsat dan Swalayan Tangguh

“Jalur ini juga bisa dilalui bagi pengguna jalan asal Surabaya atau Kediri yang ingin ke arah Tulungagung atau Trenggalek,” jelasnya.

Sedangkan bagi pengguna jalan yang sudah berada di kota lanjut Suryono, mereka tetap bisa menuju ke arah Trenggalek melalui simpang empat Gleduk ke utara. Dimana pengguna jalan akan tetap dilewatkan melalui Pasar Wage yang tembus ke simpang empat Cuiri dan simpang tiga Jetakkan.

Suryono mengungkapkan, pengguna jalan tidak perlu terlalu merisaukan pengalihan jalur ini. Sebab, pada pagi hingga sore hari akan ada petugas gabungan dari Dishub, Kepolisian, dan PU yang akan standby di titik-titik tertentu. Sedangkan pada malam hari, akan ada anggota gabungan yang berpatroli. (yp)

News Feed