oleh

Jelang Idul Adha, Disnakeswan Minta Penjual dan Pembeli Hewan Kurban Patuhi Protokol Kesehatan

Lamongan, (afederasi.com) – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) meminta para penjual dan pembeli hewan kurban pada Idul Adha tahun ini mematuhi prokotol kesehatan. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Tempat penjualan dan pemotongan hewan juga harus sesuai anjuran pemerintah,” kata Kepala Disnakeswan Lamongan Sukriyah saat meninjau tempat penjualan hewan kurban Rabu (29/7/2020).

Sukriyah menegaskan, di tempat penjualan hewan kurban, para penjual harus menyediakan tempat cuci tangan dan sabun. Sehingga pembeli atau masyarakat yang hendak mengecek hewan dapat mencuci tangan sebelum menentukan pilihan.

“Jadi penyediaan tempat cuci tangan di tempat penjualan hewan kurban juga merupakan hal penting untuk memutus penyebaran Covid-19,” ungkap Sukriyah.

Sukriyah melanjutkan, dengan penerapan protokol kesehatan tentu akan memberikan kenyamanan bagi si pembeli maupun penjual saat transaksi.

Di sisi lain lanjut Sukriyah, stok hewan kurban di Lamongan saat ini sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan jelang Idul Adha. Bahkan ratusan ekor Sapi asal Lamongan juga dibeli oleh warga dari kabupaten lain.

Baca Juga  Razia Tempat Hiburan, Delapan Pramusaji Diangkut

“Data yang masuk, kemarin ada sekitar tiga ratus ekor sapi dari Lamongan yang dibeli warga Kabupaten Mojokerto, Tuban dan Bojongoro. Kondisi serupa juga terjadi pada hewan kurban jenis kambing,” pungkasnya. (ra/yp)

News Feed