oleh

Jalur Tulungagung-Ponorogo Longsor, Perbaikan Diprediksi Selesai Akhir Tahun

Tulungagung, (afederasi.com) – Ruas jalan di Dusun Jingkol Desa Kradinan Kecamatan Pagerwojo dilaporkan longsor pada Minggu (6/9/2020) malam. Akibatnya, jalur yang menghubungkan Kabupaten Tulungagung dengan Kabupaten Ponorogo tersebut hanya bisa dilalui satu jalur dengan sistem buka tutup. Diperkirakan, jalur tersebut bisa kembali dilewati dengan normal hingga akhir tahun.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Robinson Nadeak menjelaskan, sebelumnya lokasi longsor tersebut sudah diagendakan akan diperbaiki akibat longsor namun belum terlalu parah. Bahkan, saat ini sudah dalam proses lelang.

“Namun karena ada hujan deras beberapa waktu yang lalu, mengakibatkan longsor yang lebih parah,” katanya.

Robinson mengatakan, ia memperkirakan tindak lanjut proses lelang ini setidaknya membutuhkan waktu sekitar 1 bulan. Kemudian, untuk proses pengerjaannya diprediksi akan berakhir sampai akhir tahun.

“Kalau proses lelangnya selesai, ya langsung dikerjakan,” terangnya.

Untuk mencegah adanya korban jiwa di lokasi tersebut lanjut Robinson, di lokasi sudah terpasang police line, dan berbagai rambu-rambu. Harapannya, masyarakat yang hendak melintas bisa lebih hati-hati dan waspada.

Sementara itu menurut keterangan Kepala Desa Kradinan Eko Sujarwo, setahun yang lalu di titik yang sama juga pernah terjadi longsor namun tidak sampai ambrol. Ketika itu, jalan hanya dipagari dan masih bisa dilalui dua arah.

“Ternyata kian hari lubang di bawah jalan ini semakin membesar karena tergerus air hujan,” imbuhnya.

Eko Sujarwo melanjutkan, hingga pada Rabu (2/9/2020) malam turun hujan deras di kawasan Desa Kradinan. Kemudian pada Kamis pagi diketahui jalur hanya menyisakan setengah.

“Roda empat masih bisa lewat, tetapi harus bergantian dan mepet ke tebing biar aman,” terangnya.

Eko Sujarwo menambahkan, diperkirakan panjang longsor sekitar 15 meter dengan kedalaman sekitar 8 meter.

Petugas dari Polsek dan Koramil Pagerwojo saat meninjau lokasi (ist)

Terpisah, Humas Polsek Pagerwojo Aiptu Soni Singgih mengungkapkan, pasca mendapat laporan terjadinya tanah longsor tersebut pihaknya langsung meninjau lokasi dan melakukan koordinasi dengan tiga pilar. Kemudian, di lokasi langsung dipasang rambu-rambu agar warga yang melintas waspada dan berhati-hati.

“Kemudian pada pagi harinya di lokasi juga di pasang police line,” katanya.

Soni melanjutkan, atas kejadian ini pihaknya menghimbau agar masyarakat yang melintas agarbersabar dan berhati-hati. Mengingat, jalur tersebut hanya bisa dilewati dengan sistem buka tutup secara bergantian. (yp)

News Feed