oleh

Jajaran Reskrim Polres Kendal Bekuk Pelaku Curas Boja dan Patebon

Kendal, (afederasi.com) — Jajaran reskrim Polres Kendal berhasil mengungkap sejumlah kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di daerah Boja, dan pencurian sepeda motor (curanmor) di Patebon.

Wakapolres Kendal, Kompol Sumiarta mengatakan kami telah berhasil mengungkap tiga kasus tindak pidana, yaitu satu kasus di wilayah Boja dan dua kasus di wilayah Patebon.

“Berawal dari laporan korban pada 18 September 2020 di Polsek Boja, kemudian Polisi langsung menindak lanjuti dengan mengecek lewat google map dari handphone korban yang masih tertinggal di dasbor kendaraan. Kemudian, setelah itu langsung dilakukan penyelidikan yang lokasi persembunyiannya di daerah Kuripan Kecamatan Mijen,” kata Wakapolres Kendal Kompol Sumiarta,  saat konferensi pers di Polres Kendal, Jawa Tengah Rabu (7/10/2020).

Dalam kasus ini Polisi telah menangkap empat tersangka di antaranya yaitu DWP , ADS, AD dan IC. Penangkapan empat tersangka ini dilakukan di daerah Mijen, Kota Semarang.

Untuk tersangka IC (25) di jerat pasal 365 KUHPidana jo. Pasal 53 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman kurungan penjara paling lama 12 tahun, sedangkan DWP, ADS, AD terjerat pasal 363 ayat 1 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman 7 thn penjara.

Baca Juga  Ketagihan Game Indoplay, Karyawan Warkop Ini Jual Perkakas Majikan

Selain empat tersangka, kata Wakapolres Kendal, pihakny juga mengungkap kasus yang sama yaitu curas dan pencurian sepeda motor di wilayah Polsek Patebon.

Lebih lanjut, Waka Polres Kendal mengatakan bahwa lima tersangka pencurian dan curas di wilayah Polsek Patebon sudah di tangkap dengan pemberatan. Adapun pasal yang disangkakan terhadap para pelaku adalah Pasal 365 ayat 1 ayat 2 ke 2 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 12 tahun kurungan penjara, serta Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana 5 tahun kurungan penjara.

“Barang bukti yang kita amankan berupa lima unit sepeda motor , satu unit handphone , empat buah senjata tajam , dua buah BPKB dan sebuah STNK,” pungkasnya.(son/dn)

News Feed