oleh

Jaga Pilbup Aman dan Sehat, Polres Lamongan Libatkan Pendekar

Lamongan, (afederasi.com) – Kepolisian Resor (Polres) Lamongan merangkul seluruh pendekar dari sejumlah perguruan silat untuk mengawal jalannya tahapan pemilihan bupati (Pilbup) 2020. Pasalnya, pesta demokrasi tahun ini berbeda dengan gelaran sebelumnya, yakni ditengah pandemi Covid-19.

“Kami tidak ingin muncul klaster pilbup, untuk itu bersama para pendekar yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) membantu terselenggaranya pilkada yang aman dan sehat,” kata Kapolres Lamongan AKBP Harun.

Selain itu lanjut Harun, pertemuan dengan perguruan silat dan IPSI ini juga bertujuan untuk merekatkan kembali ukhuwah sesama anggota perguruan silat. Menurutnya, ada banyak kejadian awal dibulan September ini yang menyita perhatian dan meresahkan masyarakat akibat insiden dari para perguruan silat.

“Semoga kedepan tidak ada lagi kejadian serupa. Jikalau ada, maka kami akan mengedepankan penindakan hukum,” tegasnya.

Harun mengatakan, langkah ini diambil karena upaya persuasif sudah kerap dilakukan untuk meminimalisir gesekan dan munculnya insiden. Jika setelah mediasi masih terulang kejadian serupa, maka penegak hukum akan memberikan tindakan tegas terhadap para pelaku dari para perguruan silat.

Baca Juga  Polsek Tikung Bangun Musholla

“Kita menimba ilmu untuk mencari teman, bukan mencari lawan dan pamer dengan ilmu yang kita dapat, terutama ilmu dalam perguruan silat,” terangnya.

Harun melanjutkan, apabila tetap ada kejadian serupa, maka terpaksa akan dilakukan sanksi pembekuan ditingkat ranting, namun bukan membekukan organisasinya.

“Lamongan ini tempat yang damai, jangan dikotori dengan kekerasan. Tingkatkan berkomitmen ke bawah untuk menjaga Lamongan aman, damai, sejuk dan sehat,” tegasnya.

Menyinggung penyebaran Covid-19 di masa pandemi ini, Harun menginginkan peran serta para pendekar untuk membantu keamanan selama pelaksanaan tahapan pilkada.

Sementara Bupati Lamongan, Fadeli yang hadir di acara tersebut mengatakan bahwa sampai sekarang masih belum ada tanda-tanda mereda Covid-19 secara nasional.

“Sementara kita dihadapkan dengan pengamanan pilkada di Lamongan. Jangan sampai terjadi klaster baru pada saat Pilkada Lamongan,” katanya.

Dikatakannya, upaya meminimalisir agar tidak penularan, perlu menjaga jarak, memakai masker serta mencuci tangan.

“Saya selaku Ketua Satgas Covid-19 di Lamongan terus mensosialisasikan dan berharap bantuan dari perguruan silat melawan pandemi Covid-19,” katanya.

Baca Juga  Gudang Pabrik Sparepart Motor Terbakar

Fadeli menambahkan, silat adalah olahraga, jaga Kabupaten Lamongan bukan untuk menang-menangan di jalan yang tidak terukur.

“Jaga soliditas dengan selalu mengedepankan perdamaian,” tandasnya. (ra/yp)

News Feed