oleh

Hendak Pesta Sabu di Sawah, Dua Warga Dinoyo Digelandang Polisi

Lamongan (afederasi.com) – Dua orang warga Dinoyo Kecamatan Deket terpaksa digelandang anggota Satresnarkoba Polres Lamongan. Pasalnya, keduanya hendak menggelar pestas sabu di area persawahan setempat.

Ketiga orang tersebut yakni An (43) dan Sai (37). Sedangkan, San (19) warga Sidomulyo diamankan beberapa jam sebelumnya.

Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 0,24 gram, dan 0,91 gram, satu alat hisap sabu, serta tiga ponsel.

Kapolres Lamongan AKBP Harun melalui Kasatreskoba Polres Iptu Ahkmad Khusen mengatakan, ketiga tersangka tersebut sudah diamankan di Mapolres. Dua orang merupakan warga Dinoyo, dan satu orang lagi warga Sidomulyo.

“Saat ini ketiganya tengah menjalani proses penyidikan,” katanya.

Khusen menjelaskan, tertangkapnya dua warga Dinoyo tersebut bermula dari informasi dari San. Sebelumnya, San ini diamankan anggotanya karena diduga sebagai pengedar narkotika golongan satu jenis sabu.

“San berhasil diamankan di warung kopi (warkop) masuk Kecamatan Deket,” katanya.

Saat diinterograsi lanjut Khusen, San ini mengaku mendapat barang haram tersebut dari An dan Sai. Setelah ditelusuri keberadaannya, ternyata An dan Sai ini berada di area persawahan.

Baca Juga  Asah Skill Prajurit, Kodim 0812 Gelar Latihan Menembak

“Keduanya berhasil kita amankan, saat ditanya ternyata mereka mengaku akan menggelar pesta sabu,” jelasnya.

Masih menurut Khusen, An dan San ini mengaku membeli sabu tersebut dari seseorang yang mengaku berasal dari Madura. Kemudian, An ini ternyata sudah pernah diringkus polisi sebanyak 3 kali dengan kasus pencurian dengan kekerasan,” imbuhnya.

“An baru beberapa bulan bebas dari Lapas Tuban, karena kasus pencurian dan kekerasan,” tambahnya.

Khusen menambahkan, saat ini etugas masih terus mengembangkan kasus tersebut. Terlebih, sabu-sabu yang berhasil diungkap ini termasuk kategori yang jarang ditemukan di Lamongan yakni sabu hijau.

“Atas perbuatannya, ketiga tersangka bakal terancam hukuman 12 tahun penjara,” tandasnya. (ra/yp)

News Feed