oleh

Hajar Tetangga Hingga Babak Belur, Lima Pemuda Dibui

Tulungagung, (afederasi.com) – Sebanyak lima pemuda asal Desa Punjul Kecamatan Karangrejo diamankan anggota Unit Reskrim Polsek Karangrejo pada Jum’at (31/7/2020). Pasalnya, kelimanya diduga telah menganiaya Sulis Subagio (23) yang masih tetangganya hingga babak belur. Akibatnya, korban mengalami luka-luka yang cukup parah di bagian kepala dan harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr Iskak.

Kelima pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut yakni BS, AS, RM, SL, dan AG.

“Kelima tersangka sudah kami amankan dan dititipkan ke tahanan Polres Tulungagung,” kata Kapolsek Karangrejo AKP Sugeng Sabtu (1/8/2020).

Sugeng menjelaskan, kasus penganiayaan tersebut bermula saat teman korban yakni M Isa Afan Muhtadi (20) bersama korban, dan temannya yang lain sedang mencari temannya yang bernama Rohman di rumahnya pada Kamis (30/7/2020) sekitar pukul 23.30 WIB. Karena Rohman tidak ada di rumah, lantas M Isa Afan Muhtadi bersama teman-temannya menunggu di lokasi yakni pinggir jalan desa setempat.

“Mereka ini di lokasi hingga pukul 01.00 WIB, sampai didatangi oleh salah satu tersangka yang berinisial BS,” katanya.

Baca Juga  Nyambi Edarkan Dobel L, Nelayan Dicokok Polisi

Disitu lanjut Sugeng, teman-teman korban sempat terjadi cek-cok dengan BS, hingga akhirnya BS memukul M Isa Afan Muhtadi sebanyak empat kali. Selanjutnya, M Isa Afan Muhtadi bersama teman-temannya termasuk korban lari ke arah kantor Desa Punjul dengan mengendarai sepeda motornya.

“Nah tanpa sepengetahuan teman-temannya yang lain, ternyata korban kembali ke lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motor seorang diri,” katanya.

Masih menurut Sugeng, setibanya di lokasi ternyata kelima tersangka masih ada. Hingga akhirnya, kelimanya beramai-ramai menghajar korban hingga babak belur. Setelah puas, kelimanya meninggalkan lokasi kejadian.

“Kemudian teman korban yang bernama Feri Dika Guntoro menyusul korban di lokasi, dan mendapati korban dalam keadaan berlumuran darah,” imbuhnya.

Mengetahui itu, korban langsung dilarikan ke bidan desa oleh teman-temannya. Namun karena kondisinya parah, akhirnya korban dirujuk ke RSUD dr Iskak.

“Jadi alasan korban kembali ke lokasi karena ingin mengambil sandalnya yang tertinggal saat ditinggal kabur pada kejadian yang pertama,” terangnya.

Tak terima dengan kejadian yang diterima korban, akhirnya teman-teman korban langsung melaporkan kejadian tesebut ke Polsek Karangrejo. Hingga akhirnya setelah dilakukan penyelidikan, satu-persatu tersangka berhasil diamankan.

Baca Juga  Polres Tulungagung Usulkan Jam Malam Diundur

Sugeng menambahkan, saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Petugas juga masih berupaya untuk mengungkap apa motif dari para tersangka ini yang nekat menganiaya korban.

“Atas perbuatannya, kelimanya bakal dijerat dengan pasal 170 KUHP tdengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya. (yp)

News Feed