oleh

Hadiri Program Speak Up Afederasi TV, Kapolres Kupas Efektivitas Kampung Tangguh dalam Meredam Covid-19

Tulungagung, (afederasi.com) – Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mendatangi kantor Media Cyber afederasi.com di Jalan Iswahyudi No 23 Ringinpitu pada Selasa (11/8/2020) malam.

Kedatangan orang nomor satu di Korps Bhayangkara Kota Marmer tersebut untuk mengisi talk show program Speak Up afederasi TV dengan tema efektivitas kampung tangguh Semeru dalam rangka pencegahan dan penanganan Covid-19.

Selain Kapolres, talk show ini juga menghadirkan narasumber Kepala Desa (Kades) Bolorejo Kecamatan Kauman I Agustina Indrayani. Seperti yang diketahui, Desa Bolorejo merupakan desa berlabel kampung tangguh Semeru terbaik di Tulungagung.

Dalam talk show yang berdurasi sekitar 30 menit tersebut, Kapolres AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan, bahwa kunci utama untuk menekan penyebaran Covid-19 ini adalah kedisiplinan.

“Sejak Covid-19 mulai mewabah, hingga saat ini disiplin adalah vaksin yang utama untuk mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

Pandia melanjutkan, adapun penjabaran dari kedisiplinan tersebut yakni penerapan protokol kesehatan disegala lini kehidupan. Artinya mulai bangun tidur hingga tidur lagi, seseorang harus tetap menjaga kebersihan dan kesehatannya.

Baca Juga  Hendak Berwudhu di Mushola, Wanita ini Temukan Adiknya Gantung Diri

“Penggunaan masker, penerapan physical distancing, cuci tangan sesering mungkin, dan tetap di rumah jika tidak dalam keadaan darurat,” jelasnya.

Masih menurut Pandia, untuk memastikan masyarakat yang beragam tersebut bisa terus menerapkan protokol kesehatan, maka dibentuklah kampung tangguh. Dimana, dalam kampung tangguh tersebut sudah didesain sedemikian rupa, pelan tapi pasti membuat masyarakat terbiasa menerapkan protokol kesehatan dalam keseharian.

“Semua program penanganan dan pencegahan Covid-19 ada pada konsep kampung tangguh,” jelasnya.

Pandia mencontohkan, pada sebuah kampung tangguh sudah mencakup kesehatan, ketahanan pangan, keamanan, sosial budaya, tim pemulasaran jenazah, wajib bermasker, dan sebagainya.

Bahkan dalam perkembangannya, segala hal telah berlabel tangguh. Seperti pasar tangguh, tempat ibadah tangguh, wisata tangguh, sekolah tangguh, ponpes tangguh, terminal tangguh, industri tangguh, warung makan tangguh, dan masih banyak lagi tangguh-tangguh yang lain.

Kedepan, kampung tangguh tidak hanya untuk penanganan Covid-19. Melainkan untuk menyambut tata hidup baru, dan masyarakat yang tangguh dalam segala hal.

“Konsep ini juga untuk menyambut Indonesia emas pada 2045 mendatang. Jadi, generasi bangsa harus dipersiapkan sejak sekarang, salah satunya dengan kampung tangguh,” jelasnya.

Baca Juga  Pengurus Rayon dan Komisariat PMII STAI Diponegoro Periode 2020–2021 Resmi Dilantik

Pandia menambahkan, adapun indikator dari kampung tangguh untuk menangani Covid-19, yakni hampir 80 persen masyarakat sudah menerapkan protokol kesehatan. Artinya, masyarakat sudah mulai terbiasa dengan kebiasaan baru.

“Pelan tapi pasti ini sudah membudaya, masyarakat tergiring untuk menerapkan pola hidup sehat,” bebernya.

Dampak dari itu semua lanjut Pandia, kesembuhan pasien Covid-19 di Tulungagung mencapai 95 persen lebih. Bahkan, jumlah temuan kasus positif juga kian stabil.

“Semakin banyak daerah atau tempat yang berlabel tangguh, maka semakin sempit peluang masyarakat untuk tidak menerapkan protokol kesehatan,” tukasnya.

Sementara itu Kades Bolorejo I Agustina Indrayana mengungkapkan, keberhasilan program kampung tangguh di desanya ini karena mendapat dukungan dari seluruh masyarakat. Selain itu, tiga pilar setempat juga sangat masif dalam mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan.

“Kami terus menerus menggaungkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Bahkan lanjut Agustina, melalui program kampung tangguh ini didesanya kian banyak inovasi pemberdayaan masayrakat. Seperti pasar tradisonal tangguh, kampung ramah anak, posyandu tangguh, bank sampah, industri tangguh dan sebagainya. (yp)

Baca Juga  Gasak Perhiasan Kakak Ipar untuk Nyabu, Seorang Nelayan Dijerat Dua Kasus Sekaligus

News Feed