oleh

GTPP Covid-19 Merilis 10 nama Sembuh dari Corona, Dua merupakan Tenaga Kesehatan

Tulungagung, (afederasi.com)– Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung, pada Selasa (30/6/2020) kembali merilis 10 nama yang berhasil sembuh dari coronavirus disease (Covid-19). Dari 10 nama ini, dua diantaranya merupakan tenaga Kesehatan (nakes). Sehingga angka kesembuhan di Tulungagung mencapai 193 orang, dengan prosentase mencapai 82 persen.

Wakil Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro mengatakan, 10 orang yang berhasil sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) yang dilakukan oleh RSUD dr Iskak Tulungagung.

“Kesepuluh nama ini dinyatakan sembuh setelah hasil pemeriksaan PCR dinyatakan negative,”jelasnya.

Galih melanjutkan, kesepuluh nama yang berhasil sembuh tersebar di 7 Kecamatan. Diantaranya Kecamatan Bandung, Boyolangu, Campurdarat, Gondang, Ngantru, Pagerwojo masing-masing satu orang, dan Kecamatan Sumbergempol empat orang.

Rata-rata kesepuluh nama ini berasal dari kasus konfirmasi yang memiliki riwayat pasien dalam pengawasan (PDP), dan kontak erat dengan kasus dari PDP.

“Hanya ada satu nama yang terkonfirmasi dari klaster nakes I. Yang lain rata-rata memiliki riwayat PDP dan kontak erat dengan PDP,” jelas Galih.

Baca Juga  Update : Jumlah Pasien Sembuh dari Covid-19 Bertambah Lima Orang, Kini Total ada 11 Pasien Sembuh

Tak hanya merilis sepuluh nama yang berhasil sembuh, GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung juga mengkonfirmasi satu pasien yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) yang terkonfirmasi Covid-19. Dengan demikian kasus Covid-19 di Kabupaten Tulungagung mencapai 235 kasus.

Galih menuturkan, penambahan kasus terkonfirmasi ini berasal dari Kecamatan Gondang. Pasien berinisial SN tersebut tercatat masuk RSUD dr Iskak pada tanggal 24 Juni lalu, dan sampai saat ini masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Galih mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan penularan SARS-Cov-2, sebab dari berbagai kasus yang sudah tercatat, rata-rata pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Berdasarkan informasi yang dihimpun afederasi.com, dari 10 klaster yang terkonfirmasi, hanya empat klaster yang berhasil dinyatakan tuntas 100 persen.

Ini dikarenakan sudah tidak ada penularan dan seluruh pasien yang terkonfirmasi berhasil sembuh. Yakni klaster umrah, klaster petugas haji, klaster Jabalsari, dan klaster pabrik rokok S. Sementara enam klaster lainnya masih dalam proses perawatan. (an)

News Feed