oleh

GTPP Covid 19 Lamongan Launcing Dangdut Tangguh Semeru

Lamongan, (afederasi.com) – Kabar gembira datang untuk ribuan pekerja seni di Kota Soto Lamongan. Pasalnya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (TGPPC) setempat telah melaunching pentas dangdut tangguh semeru pada Sabtu (25/7/2020). Hal ini membuka peluang mereka untuk bisa kembali mengais rezeki setelah hampir enam bulan berjibaku dengan Covid-19.

“Surat edaran tentang panduan penyelenggaraan kegiatan pementasan kesenian dimasa transisi ini sudah dikeluarkan sejak tanggal 15 Juli 2020 kemarin,” kata Bupati Lamongan Fadeli kepada afederasi.com.

Fadeli menjelaskan, masyarakat sudah mulai diperbolehkan menggelar pentas seni asalkan mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Diantaranya pertama, baik seniman ataupun tamu undangan harus mematuhi protokol kesehatan.

“Ini wajib, seperti memakai masker, jaga jarak, cuci tangan sesering mungkin dan sebagainya,” jelasnya.

Kedua lanjut Fadeli, pentas kesenian dilaksanakan secara indoor atau di dalam gedung pertemuan dengan pembatasan jumlah pengunjung. Tidak diperbolehkan menggelar acara di tempat terbuka karena akan menarik kerumunan masa.

“Ketiga, pementasan kesenian hanya dapat dilaksanakan pada siang hari,” imbuhnya.

Baca Juga  Jelang Idul Adha , Penyembelihan Hewan Kurban Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Masih menurut Fadeli, keempat pentas kesenian harus mendapatkan persetujuan dari GTPP Covid-19 kabupaten melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan setempat.

Sementaa itu Kapolres Lamongan AKBP Harun mengingatkan, bahwa sampai saat ini Lamongan saat ini masih menuju adaptasi kebiasaan baru (AKB). Dimana Kabupaten Lamongan kondisinya masih oranye dan kegiatan ini dibuka untuk menggerakan perekonomian khususnya bagi pekerja seni.

“Mari kita bersama-sama menjaga momen ini, yakni setiap kegiatan masyarakat harus mematuhi protokoler kesehatan yang ditentukan pemerintah,” ucapnya.

Senada itu, Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga diri pribadi, keluarga dan masyarakat umum agar tidak tertular virus Corona atau Covid-19.

“Kita harus sadari Covid-19 itu masih ada dan kita harus selalu waspada. Dalam penyelenggaraan pentas dangdut harus dibatasi undangan yang akan hadir dan marih selalu jaga diri dengan baik,” pintanya. (ra/yp)

News Feed