oleh

Grand Max Mogok Dihantam KA, Terseret Hingga Sejauh 50 Meter

Tulungagung (afederasi.com) – Kecelakaan terjadi di perlintasan rel kereta api di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut pada Senin (12/10/2020) pukul 18.50 WIB. Dimana, sebuah mobil Grand Max nopol AG 8590 RJ dari arah utara ke selatan yang mogok di tengah perlintasan rel, dihantam kereta api barang yang melaju dari arah timur.

Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, akibat kecelakaan tersebut, mobil yang dikemudikan oleh Komarudin (37) warga Desa Sukodono, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung bersama dengan Nurkolik (37), mengalami kerusakan yang cukup parah karena terseret hingga sejauh 50 meter.

Kanit Laka Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitrianto mengungkapkan sebelumnya Mobil Grand Max melaju dari arah utara menuju ke arah selatan. Dan ketika mendekati perlintasan rel, mobil tersebut mengalami masalah pada mesin sehingga harus di dorong.

“Ketika dari arah utara mobil mogok, akhirnya di dorong oleh sopirnya untuk menyebrangi rel,” katanya.

Lebih lanjut Diyon menuturkan ketika mobil tersebut di dorong sampai tengah perlintasan, diwaktu yang bersamaan ada kereta datang dari arah timur. Petugas perlintasan juga memberhentikan pengedara lain yang hendak melintasi perlintasan kereta itu.

“Pengemudi Grand Max terus mendorong sampai di tengah perlintasan rel, padahal kereta sudah hampir dekat. Sopirnya kayak gak sadar kalau ada kereta lewat, untungnya sama petugas cepat – cepat di tepuk lalu ia sadar dan langsung minggir,” imbuhnya.

Karena jarak yang sudah dekat, maka kecelakaanpun tidak dapat terhindarkan. Mobil terseret hingga sejauh 50 meter.

“Mobil langsung ringsek dan terpental ke arah barat lalu menabrak pagar salah satu warga,” ungkapnya.

Diyon menambahkan, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan saat ini telah diamankan di unit laka lantas Polres Tulungagung.

“Sementara itu mobil yang ringsek kini sudah di evakuasi. Untuk proses lebih lanjut kasus tersebut kini tengah ditangani unit laka lantas,” pungkasnya. (is/dn)

News Feed