oleh

Gondol Sepeda Pancal, Pengamen Diciduk Polisi

Tulungagung, (afederasi.com) – Seorang pengamen yang biasa beroperasi di Kota Marmer harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, pria yang berinisial RJ (40) warga Desa Jajar Tunggal Kecamatan Wiyung Kota Surabaya tersebut diduga mencuri satu unit sepeda merk Polygon milik Mustofa (42) warga Desa/Kecamatan Boyolangu.

Kapolsek Boyolangu AKP Sukirno mengungkapkan, kasus pencurian tersebut terjadi pada Sabtu (3/10/2020). Ketika itu, tersangka yang sedang mengamen mendatangi rumah korban.

“Karena rumah dalam keadaan sepi, akhirnya pelaku ini mengambil sepeda korban yang diparkir di teras,” katanya.

Beruntung saat itu lanjut Sukirno, adik korban yang bernama Agus mengetahui aksi tersebut. Selanjutnya, saksi langsung memberitahu korban yang ketika itu berada di seberang jalan.

“Selanjutnya keduanya langsung melakukan pengejaran dengan mengendarai sepeda motor,” jelasnya.

Masih menurut Sukirno, setelah sampai di simpang tiga SMKN 1 Tulungagung masuk Kelurahan Tamanan Kecamatan, RJ berhasil diberhentikan oleh korban. Selanjutnya, oleh korban dan saksi RJ dibawa ke Polsek Boyolangu.

“RJ tidak bisa mengelak, karena sepeda milik korban dinaikinya,” katanya.

Baca Juga  Keenakan Naik Mobil Mewah, Risma Nyaris Tertidur

Kepada petugas, RJ mengaku nekat mencuri karena ingin memiliki sepedah tersebut. Namun jika ada yang ingin membelinya, ia akan menjualnya.

“Alasannya faktor ekonomi,” imbuhnya.

Adapun modus yang dilakukan, RJ ini bereliling dengan mengamen. Jika ada kesempatan, ia tak segan-segan mencuri. RJ juga mengaku jika sebelumnya pernah dihukum atas kasus curanmor dan penganiayaan.

“Saat ini petugas masih mendalami keterangan RJ, tidak menutup kemungkinan ia pernah beraksi di lokasi lain,” imbuhnya.

Sukirno menambahkan, atas perbuatannya RJ bakal dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa satu unit sepeda merk Polygon. (yp)

News Feed