oleh

Gelar Pesta Miras, Enam Pemuda Disidangkan

Keenam pemuda sebelum berangkat menuju PN Tulungagung untuk menjalani sidang

Tulungagung, (Afederasi.com) – Sebanyak enam pemuda menjalani persidangan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung, Jawa Timur pada Rabu (25/09/2019) siang. Mereka didakwa lantaran diketahui sedang pesta miras jenis ciu.

Keenam pemuda tersebut yakni MA (18) warga Desa Panjer, ML (20) warga Desa Aryojeding Kecamatan Rejotangan, AB (18) warga Desa Pongah, Kecamatan Ploso Kabupaten Nganjuk, YA (18) warga Desa Salak Kembang, Kecamatan Kalidawir, BE (18) warga Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol, dan FK (24) warga Desa/Kecamatan Ngunut.

“Meski tidak ditahan, diharapkan kejadian ini dapat dijadikan pelajaran agar mereka tidak mengulangi perbuatannya lagi,” kata Humas PN Tulungagung Yuri Ardiansyah.

Yuri mengatakan, dalam persidangan ini, keenam pemuda tersebut telah terbukti dan sah melanggar pasal 536 ayat (1) KUHP. Adapun sanksinya, mereka diwajibkan membayar denda sebesar Rp 19 ribu subsider kurungan 2 hari, dan biaya perkara sebesar Rp 1 ribu.

Yuri melanjutkan, dalam persidangan tersebut hakim juga memberikan nasehat kepada para terdakwa agar jangan mengulangi perbuatannya lagi. Sebab, efek setelah meminum alkohol sangat membahayakan karena bisa memicu kejahatan.

Baca Juga  Begini Caranya Meracik Miras Oplosan, Dapat Ilmu Meracik dari Residivis

“Dengan terpengaruh alkohol seseorang menjadi lebih berani, bahkan ia tidak bisa membedakan perbuatan yang baik dan tidak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Ngunut Kompol Siti Nurinsana melalui Kanit Reskrim Iptu Hery Poerwanto mengatakan, keenam pemuda tersebut diamankan pada Rabu (11/09/2019) yang lalu di bekas pabrik gula Kunir masuk Desa Kaliwungu Kecamatan Ngunut.

“Saat itu, keenam pemuda tersebut sedang pesta miras jenis ciu yang dicampur dengan Kuku Bima dan akhirnya membuat gaduh,” terangnya.

Hery melanjutkan, keenam pemuda tersebut juga mengaku sering pesta miras di lokasi itu. Diharapkan atas kejadian ini membuatnya jera dan tidak mengulangi perbuatannya lagi.

“Mereka juga kami minta membuat surat pernyataan. Apabila mengulangi lagi akan kami proses lagi,” pungkasnya. (ra/an)

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed