oleh

Gegara Knalpot Brong, Sekelompok Pemuda Terlibat Adu Jotos

Surabaya, (afederasi.com) – Suasana di Jalan Tengger Kandangan, Benowo mendadak gempar pada Minggu (29/11/2020) pagi. Pasalnya, sekelompok pemuda terlibat adu jotos hingga beberapa korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) setempat. Diduga, kejadian tersebut disebabkan karena knalpot brong.

Berdasarkan informasi yang dihimpun afederasi.com, kejadian berula saat salah satu korban yang berinisial BY (32) warga Perum Citra Pasundan, Curug, Tangerang, Banten tiba di Surabaya. Ketika itu, ia langsung menuju tempat kosnya di Jalan Sambikerep.

Dengan mengendarai motor Suzuki Satria nopol L 5014 KA, korban ini hendak pulang ke kostnya. Setibanya di Jalan Tengger, Kandangan, Benowo, motor korban yang menggunakan knalpot brong ditegur oleh salah satu tersangka yang diduga rumahnya tidak jauh dari TKP.

Korban tidak menghiraukan, dan tetap pulang menuju kosnya. Tapi oleh para pemuda tersebut, hal itu dianggap tidak sopan dan langsung mengejarnya. Ada 6 orang dengan 3 unit motor yang mengejar korban. Setibanya di depan kos, korban dihajar dan ditinggalkan begitu saja.

Baca Juga  Melawan Petugas dengan Senpi, Pengedar Sabu Tewas Ditembak

“Korban tidak tahu kalau diikuti, tiba-tiba dari arah belakang dan samping dihajar beramai-ramai,” kata rekan korban Benhard Manurung ketika dikonfirmasi melalui ponselnya, Minggu (28/11/2020).

Karena tidak terima dihajar, korban menghubungi 5 rekanya. Dengan menggunakan 3 unit motor, korban bersama rekannya menuju lokasi tempat berkumpulnya remaja-remaja yang menghajarnya tersebut.

Setelah sempat terlibat cek-cok kata Benhard Manurung, kedua kelompok tersebut terlibat perkelahian. Melihat hal tersebut, teman teman para pelaku yang lain langsung ikut menghajar korban dan lima temannya.

“Karena tidak seimbang, 6 orang melawan sekitar 20 orang ya hasilnya luka parah,” katanya.

Benhard Manurung melanjutkan, kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Benowo.

Sementara itu Kapolsek Benowo Kompol Hakim, dikonfirmasi melalui pesan whatsapp masih belum memberikan keterangannya. (al/yp)

News Feed