oleh

Gasak 7 Motor, Sepasang Kekasih Bau Kencur Ditangkap Polisi

Surabaya, (afederasi.com) – Pasangan kekasih yang masih bau kencur, BR (17) dan IGD (16) ditangkap Unit Jatanras Polrestabes Surabaya, Jum’at (19/2/2021). Pasalnya keduanya diduga terlibat kasus pencurian motor (curanmor) di 7 TKP.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian mengatakan, dalam menjalankan aksinya, keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor untuk mencari sasaran sepeda motor yang diparkir di depan rumah.

Setelah menemukan sasaran, BR yang berperan sebagai eksekutor merusak rumah kunci kontak motor dengan kunci T yang sudah dimodifikasi.

“Para pelaku ini adalah pasangan kekasih. Untuk perannya yang pria eksekutor, yang wanita menunggu di atas motor,” kata Oki Ahadian, Senin (22/2/2021).

Setelah berhasil lanjut Oki, keduanya membawa motor hasil curian tersebut menuju Bangkalan, Madura untuk dijual kepada penadah berinisial DN (DPO). Hasil penjualan motor curian itu digunakan keduanya untuk memenuhi kebutuhan hidup termasuk bayar kos.

Mirisnya, keduanya ternyata telah hidup satu atap di kamar kos daerah Semampir. Pada saat dilakukan penggerebekan, polisi menangkap keduanya sedang berduaan di dalam kamar kos tersebut.

“Pada saat dilakukan penggerebekan oleh Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, pasangan BR dan IGD itu lagi asyik berduaan di kamar kos,” ujar Kasatreskrim.

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Agung Kurniawan menambahkan dari pengakuan  BR, ia nekat menjadi pelaku curanmor untuk mencukupi kebutuhannya seperti membayar kos, makan dan membeli kebutuhan lainnya. Sebab, setelah putus sekolah, keduanya kabur dari rumah dan berniat menikah.

“Dari pengakuannya, kedua pelaku ini setelah putus sekolah kabur dari rumah. Jadi mereka tinggal di kos berdua. Mereka mencuri sepeda motor untuk membayar kos dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” terang Iptu Agung.

Dari kasus tersebut, Agung mengimbau orang tua agar terus mengawasi putra putrinya agar tak terjerumus ke dalam aksi tindakan kriminal.

“Kami ingin mengimbau kepada semua orang tua atau yang memiliki saudara agar terus mengawasi dan memperhatikan anak atau adiknya agar tidak terlibat aksi kejahatan,” tutup Agung. (al/yp)

News Feed