oleh

Gandeng Netizen Perangi Berita Hoaks

Lamongan, (afederasi.com) – Tak bisa dipungkiri, salah satu momok yang menakutkan saat pelaksaan pemilihan kepala daerah (pilkada) adalah berita hoaks. Pasalnya, informasi yang belum tentu kebenarannya tersebut jika tidak di-counter bisa mengganggu situasi kamtibmas hingga menyebabkan chaos.

Tak ingin hal tersebut terjadi di Bumi Jaka Tingkir, Kepolisan Resor (Polres) dan Kodim 0912 menggandeng admin medsos dan netizen Lamongan untuk bersama-sama melawan berita hoaks, Kamis (1/10/2020) malam.

Dalam acara yang dikemas cangkrukan bersama netizen tersebut langsung dihadiri Kapolres AKBP Harun dan Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono.

“Kita sengaja mengundang teman-teman admin medsos dan netizen untuk menyamakan persepsi, agar setiap tahapan Pilkada di Lamongan bisa berjalan aman, lancar, dan bebas dari berita hoaks,” kata Kapolres AKBP Harun.

Harun menjelaskan, pihaknya tidak memungkiri saat ini media sosial merupakan wadah yang cepat, mudah, dan murah untuk menyampaikan informasi. Sebab, hampir semua masyarakat memegang smartphone yang dilengkapi dengan akun media sosial.

“Saya kira semua warga memiliki akun medsos seperti whatsapp, facebook, instagram, dan sebagainya,” katanya.

Baca Juga  Antisipasi Penyusup, Kapolres Ikut Kawal Unras

Dalam rangka Pilkada lanjut Harun, pihaknya mewanti-wanti kepada admin medos dan netizen agar tidak mengijinkan atau membagikan postingan berita yang belum tentu kebenarannya. Terlebih, kontennya meliputi SARA, ujaran kebencian, hingga berita yang bersifat memecah belah.

“Kami yakin, semua pihak ingin Pilkada yang fair, aman, damai, sejuk, dan sehat,” ungkapnya.

Untuk itu lanjut Harun, kepada rekan-rekan admin medos dan netizen diharapkan mampu mengkonfirmasi terlebih dahulu apabila mengetahui adanya info tidak benar. Bahkan, apabila menemukan konten yang membahayakan diharapkan segera melaporkannya ke Polres Lamongan

“Kami yakin teman-teman admin medsos dan netizen sudah bisa memilah mana konten yang positif dan negatif,” tukasnya.

Sementara itu, Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono juga menambahkan bahwa Netizen adalah garda terdepan dalam menyaring berita-berita yang bersifat hoax dan provokatif. Menurutnya, boleh saja jika ada yang condong kepada salah satu paslon, tetapi informasi yang disampaikan harus benar.

Sementara itu pantauan afederasi.com, setalah acara tersebut Kapolres dan Dandim 0812  bersama PJU Polres Lamomgan menyerahkan bakti sosial kepada perwakilan Netizen Lamongan sebagai bentuk kepedulian sekaligus persahabatan. (ra/yp)

News Feed