oleh

Gagalkan Ilegal Logging, Polisi Hanya Amankan Puluhan Kayu Jati Gelondongan

Lamongan, (afederasi.com) – Upaya Kepolisian Sektor (Polsek) Sambeng untuk membekuk pelaku pembalakkan liar (ilegal logging) di kawasan hutan masuk Desa Candisari tidak membuahkan hasil. Pasalnya, korps Baju Cokelat hanya berhasil mengamankan barang bukti berupa puluhan kayu jati glondongan di atas truk.

“Ilegal logging ini dilakukan di kawasan hutan milik Negara tepatnya di Petak 16 alur i RPH Garung, BKPH Kambangan, KPH Mojokerto. Tepatnya di Dusun Gampeng Desa Candisari Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan,” kata Kanit Reskrim Polsek Sambeng Ipda Fahrur Rozi.

Rozi menjelaskan, kasus ini terungkap pada Jumat (24/7/2020) sekira pukul 11.00 WIB. Ketika itu, anggota Polhut mendapat informasi dari masyarakat bahwa di lokasi yang berdekatan dengan rumah warga terdapat penebangan kayu illegal.

“Selanjutnya, informasi tersebut langsung kami tindak lanjuti,” katanya.

Setelah dilakukan pengecekan lanjut Rozi, ternyata informasi tersebut benar. Ketika itu, petugas menemukan 6 batang tunggak pohon Jati. Jika dilihat dari jejak (bekasnya), kayu Jati tersebut seperti dipotong dengan menggunakan alat sejenis gergaji.

Baca Juga  Diduga Serangan Jantung, Pencari Cacing di Sungai Ngrowo Berpulang

“Tidak jauh dari lokasi kurang atau sekitar lebih dua puluh meter kami juga melihat sebuah truk warna biru yang sedang terparkir, dan beberapa orang seperti sedang menebang dan mengangkut kayu,” imbuhnya.

Sayangnya, saat petugas mendekat para penebang pohon berhamburan hingga berhasil melarikan diri,” katanya.

Masih kata Rozi, saat petugas mengecek isi bak truk, ternyata ditemukan 49  batang kayu jati dengan kubikasi 2.657 M3.

“Dengan adanya kejadian tersebut Perum Perhutani KPH Mojokerto mengalami kerugian materiil dengan taksir lebih kurang sebesar Rp 4.636.250,,” ujarnya

Rozi menambahkan, selanjutnya barang bukti tersebut dibawa ke Mapolsek Sambeng untuk guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku masih dalam penyelidikan. Kami juga akan memeriksa sejumlah saksi termasuk menelusuri kepemilikan truk tersebut,” tukasnya. (ra/yp).

News Feed