oleh

Empat Karyawan Hotel New Surya Di-PHK

Banyuwangi, (afederasi.com) – Nasib apes menimpa empat karyawan hotel New Surya yang berlokasi di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi. Mereka diPHK (pemutusan hubungan kerja) secara sepihak oleh pihak hotel. Mereka berusaha mencari keadilan menemui manager ataupun penanggungjawab dengan datang ke hotel New Surya, (21/8/2020).

Keempat karyawan itu, Muhammad Rifki Ridwan (31), Arvian Bagus Kurniawan (26), Selamet Hariyanto (36) ketiganya warga Dusun Krajan, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, dan Yoga Puta Nur Isman (23) warga Dusun Sendangrejo, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo.

Keempatnya yang menjadi tenaga security di hotel tersebut, merasa tidak mendapatkan hak-haknya selama pemberhentian pada Rabu (18/8/2020).

“Pemberhentian ini sebelumnya juga tidak diberitahu alasannya, tiba-tiba saja kami disuruh berhenti bekerja,” ujar Selamet Hariyanto.

Menurut Selamet, pemberhentian ini diterimanya hanya secara lisan saja bersama tiga rekannya yang lain. Pihaknya, tidak diberi alasan apapun saat keempat karyawan tersebut kaget mendengar pemberhentian tersebut.

“Kami hanya mendengar kalau manager ingin menggunakan jasa PT untuk bagian keamanan, agar seperti perusahaan lainnya,” terangnya sambil menjelaskan bahwa dirinya memang tidak ikut PT.

Baca Juga  Imbas Covid-19, Pemkab Bebaskan Pajak Hotel dan Restoran

Namun, jelas dia, pihaknya tidak mempermasalahkan hal itu. Tetapi, pihaknya ingin semua hak-haknya seperti pesangon maupun kejelasan gaji yang diterimanya. “Gaji selama ini hanya di bawah upah minimum kota atau kabupaten (UMK), padahal selama ini yang dilaporkan semua pekerja mendapatkan UMK sesuai,” katanya seraya menjelaskan bahwa sudah tiga tahun bekerja.

Tetapi ketika keempat mantan karyawan hotel tersebut berusaha menemui manager atau penanggungjawab hotel tidak digubris. Hanya diterima di ruang receptionist saja, yang menjelaskan bahwa tidak ada yang bisa ditemui. “Kami sudah konfirmasikan ke pihak HRD hotel, ternyata tidak ada yang bisa menemui. Selain itu, sejak pagi tidak terlihat ke hotel,” ujar salah satu receptionist, Anggun.

Sementara itu, ketua DPCK SBSI (Serikat Buruh Sejahtera Indonesia) Banyuwangi, Wahyu Darma kusuma menuturkan adanya laporan karyawan yang dipecat sepihak itu tentunya melanggar undang-undang serikat buruh nomor 21 tahun 2000. Tentu, pihaknya akan meminta terlebih dahulu klarifikasi kepada pihak hotel.

“Apabila kami sebagai pendamping juga tidak mendapatkan titik temu, maka pastinya kami akan melibatkan Dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Banyuwangi,” jelasnya.

Baca Juga  Anggaran Covid-19 Rp 3 M untuk Dampak Ekonomi, Diperuntukan Relaksasi Pajak Daerah

Hingga berita ini ditayangkan pihak hotel New Surya saat dikonfirmasi belum ada jawaban. (ron/am)

News Feed