oleh

Embat Sarang Burung Walet, Dua Emak-emak Diciduk Polisi

Lamongan (afederasi.com) – Dua emak-emak yang bekerja sebagai karyawan pembersih dan pengumpul sisa pencucian sarang burung walet terpaksa diciduk anggota Polsek Mantup. Pasalnya, keduanya diduga telah bersekongkol mencuri sisa-sisa sarang burung walet.

Akibatnya, korban yang bernama Edi Subandono (40) warga Desa Kedungsari Kecamatan Kembangbahu mengalami kerugian sebesar Rp 3,5 juta.

Kedua pelaku tersebut yakni Khus (34) warga Desa Tlogoagung Kecamatan Kembangbahu, dan Tri (30) warga Desa Sukobendu Kecamatan Mantup.

“Kedua pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek Mantup untuk proses lebih lanjut,” kata Kapolsek Mantup AKP Nurfadilah melalui Ps Kanit Reskrim Bripka Danni Rabu (12/8/2020).

Dijelaskannya, terungkapnya kasus pencurian ini bermula pada Senin (10/8/2020) sekitar pukul 11.30 WIB. Seperti hari-hari biasanya, ketika itu Khus dan Tri sedang membersihkan dan mengumpulkan sisa pencucian sarang burung walet di rumah korban.

“Nah oleh kedua pelaku ini ternyata sebagian dicuri,” katanya.

Modusnya lanjut Danni, sisa pencucian tersebut dikemas lalu dimasukkan ke dalam kemasan tisu sebanyak dua buah. Setelah itu, oleh kedua pelaku dimasukan ke dalam jok sepeda motor milik salah satu pelaku.

Baca Juga  M Nuh : Media Harus Tetap Tumbuh dan Berkembang ditengah Pandemi Covid-19

“Ulah kedua pelaku ini ternyata diketahui dua orang scurity perusahaan,” imbuhnya.

Danni melanjutkan, saat pemeriksaan pada jam pulang terhadap para karyawan sekitar pukul 15.30 WIB. Petugas security meminta setiap karyawan untuk membukan jok sepeda motor.

“Giliran jok sepeda motor milik pelaku dibuka, ternyata ditemukan dua bungkus tisu berisi sisa pencucian sarang burung walet dengan berat kotor sekira  3,5 ons,” katanya.

Mengetrahui itu, akhirnya korban memilih menyelesaikan kasus tersebut ke polisi. Hingga akhirnya keduanya diamankan untuk menjalani proses hukum. (al/yp)

News Feed