oleh

Dua Rumah Dilalap Si Jago Merah

Banyuwangi, (afederasi.com) – Dua rumah warga di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, ludes dilalap si jago merah, pada Kamis malam (22/10/2020). Dua rumah yang bersebelahan itu milik Abdul Gofur (70) dan Mulyati (50).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB itu, diduga akibat konsleting listrik dari rumah Abdul Gafur. Kebakaran itu, kalipertama diketahui oleh Hazim (39) warga setempat yang melintas di depan rumah Mulyati.

“Sudah terlihat ada kobaran api yang berasal dari rumah Gofur,” ujar Saputra (30) warga setempat.

Menurut Putra panggilan akrab Saputra, kobaran api itu terus membesar dan merambah ke rumah milik Mulyati. Karena, kedua rumah itu saling berdekatan dan rumahnya terbuat dari anyaman bambu.

“Dinding rumahnya dari anyaman bambu, jadi membuat api terus membesar,” katanya.

Melihat api itu, jelas dia, seluruh warga berlari keluar rumah. Mereka, berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Ada yang mengambil ember dan ada yang melapor ke pemadam kebakaran,” ujarnya.

Baca Juga  Rumah Dan Mobil Dilalap Si Jago Merah, Ini Penyebabnya

Sekitar 30 menit, masih kata dia, satu unit mobil damkar datang. Langsung berusaha memadamkan api. Beruntung, api langsung bisa dipadamkan.

“Kondisi pemukiman padat penduduk, jadi begitu kejadian banyak yang panik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Genteng, Kompol Syamsudin melalui Kanitreskrim Iptu Fendy Susanto mengatakan, dugaan sementara api tersebut berasal dari konsleting listrik. Sehingga, membuat kobaran api.

“Adanya konsleting listrik, jadi api langsung membesar,” katanya.

Akibat kebakaran itu, jelas dia, dua rumah warga terbakar. Beruntung, saat kejadian pemilik rumah berada di luar rumah. Sehingga, tidak mengakibatkan korban jiwa.

“Hanya kerugian material saja yang diperkirakan sekitar Rp 38 juta,” paparnya.

Fendy menambahkan, sementara kerusakan akibat kebakaran itu, rumah milik Gofur ludes. Sedangkan untuk rumah milik Mulyati mengalami rusak di bagian atap belakang dan samping rumah.

“Kami masih lakukan identifikasi dan memanggil korban untuk dimintai keterangan,” jelasnya.(ron/dn)

News Feed