oleh

Ditpolairud Polda Jatim Resmikan Nelayan Tangguh

Lamongan, (afederasi.com) – Direktur Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim meresmikan nelayan tangguh Jum’at (26/6/2020). Keberadaan nelayan tangguh di Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) masuk Desa Lohgung Kecamatan Brondong ini diharapkan bisa menekan penyebaran Covid-19.

“Kami berharap, nelayan di TPI Lohgung ini bisa membantu pemerintah dalam memerangi Covid-19,” kata Ditpolairud Polda Jatim Kombes Pol Arnapi.

Arnapi mengatakan, dengan status nelayan tangguh, pihaknya berharap para nelayan ini saling membantu dan mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan. Sebab, di TPI ini juga menjadi salah satu pusat kerumunan. Artinya, sangat rentan menjadi penyebaran Covid-19.

“Dengan berlabel tangguh, dan semua mematuhi protokol kesehatan kami yakin penyebaran Covid-19 bisa dicegah menjelang new normal,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Arnapi mengingatkan, agar para nelayan tidak mudah terpengaruh berita hoaks terkait Covid-19. Jika ingin mengetahui informasi seputar Covid-19 bisa langsung menghubungi Gugus Tugas.

Sementara itu Kapolres Lamongan AKBP Harun mengatakan, saat ini sudah ada 228 pasien positif Covid-19. Menurutnya, angka ini harus terus dijaga agar tidak bertambah.

Baca Juga  Gandeng Kejari, Pemkab Cegah Penyimpangan Penyaluran DD

“Salah satunya dengan persmian nelayan tangguh, setidaknya tidak ada lagi orang yang terpapar Covid-19 dari sini,” ungkapnya.

Harun berharap, nelayan bisa membuktikan kepatuhan terhadap peraturan pemerintah serta gotong royong dan saling mengingatkan untuk menjaga kebersihan.

“Kalau ada warga yang positif Covid-19 jangan dijauhi, namun harus dimotivasi,” imbuhnya.

Senada dengan itu Sekretaris Daerah Lamongan Yuhronur Efendi menuturkan, sesuai dengan petunjuk dari Presiden bahwasannya masyarakat tidak boleh terbelenggu dan terpuruk dalam menghadapi Covid-19. Menurutnya, masyarakat harus siap berdampingan dengan Covid-19 dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Mari kita mulai beraktivitas kembali tetapi harus mematuhi protokol kesehatan,” katanya. (ra/yp)

News Feed