oleh

Dinkes : 34 Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, 4 Berprofesi sebagai Dokter

Tulungagung, (afederasi.com) – Dalam penanganan penanggulangan pandemi Coronavirus disease (Covid-19) di Tulungagung sejak awal April hingga kini, tercatat ada 34 tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rohmad mengatakan dari 3.853 nakes yang ada di Tulungagung, sebanyak 34 nakes telah terpapar Covid-19 sejak kasus ini pertama kali ditemukan di Tulungagung.

“Dari 3853 nakes kami, ada 34 yang terpapar covid-19,”jelasnya.

Kasil mengatakan, dari 34 nakes ini, empat orang merupakan tenaga medis, dan 30 orang merupakan paramedic. Meliputi perawat, bidan, apoteker, dan tenaga gizi.

Tingginya angka penularan terhadap paramedic, disebabkan paramedic lebih banyak berinteraksi dengan pasien dibandingkan dengan dokter. Sehingga resiko tertular pun cukup tinggi.

“Karena paramedic ini yang merawat pasien, namun pada dasarnya semua memiliki resiko terpapar,” tuturnya.

Meskipun angka penularan Covid-19 cukup tinggi, namun Kasil mengatakan jika seluruh nakes yang terpapar ini dalam kondisi sehat atau mereka berstatus orang tanpa gelaja (OTG).

Selain itu, dari 34 nakes ini sebagian besar telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diperbolehkan untuk beraktivitas kembali.

Baca Juga  Minta Surat Keterangan Bebas Corona Dinyatakan Positif

“Sebagian besar sudah sembuh dan kembali beraktivitas, yang masih sakit tentu kami karantina sesuai dengan protokol Kesehatan,” imbuhnya.

Dari data yang berhasil dihimpun, ke-34 nakes ini berasal dari tiga klaster yang berbeda. Yakni klaster nakes I, klaster nakes B, dan klaster nakes J.

Untuk klaster nakes I terdapat 32 orang, dengan rincian 22 orang merupakan kasus primer.Sementara 10 lainnya merupakan kasus level 2.

Sementara klaster nakes J terdiri dari 9 orang dengan rincian, 6 orang kasus primer dan 3 orang kasus level 2.

Dan klaster nakes B sebanyak 5 orang. Hingga kini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung masih terus melakukan tracing dan penelusuran orang-orang yang memiliki kontak erat dengan kasus terkonfirmasi. (an)

News Feed