oleh

Diguyur Hujan Semalam, Desa Talunkulon Tergenang Air

Tulungagung, (afederasi.com) – Hujan semalaman mengakibatkan salah satu jalan di Desa Talunkulon Kecamatan Bandung tergenang air, Sabtu (3/10/2020). Saluran air yang kecil dan dangkal mengakibatkan tak mampu menampung luapan air.

“Karna debit air yang terlalu banyak, akhirnya air meluap ke jalan,” ungkap salah satu warga setempat Aan Mustafa kepada afederasi.com.

Aan melanjutkan, banjir yang terjadi di jalan itu sudah menjadi langganan tiap tahunnya. Namun, tinggi banjir yang sebetis itu tidak memakan waktu lama dalam proses penyerapannya. Sehingga, jalan tersebut berangsur lancar dan bisa digunakan kembali.

“Banjir di Talun Kulon, biasanya tidak lama sudah surut. Ketika masuk musim hujan, banjir di jalan itu pun sudah rutin setiap tahunnya”. Jelasnya

Di Desa Talunkulon sendiri, sebenarnya memiliki dua sungai yang menjadi sumber resapan dikala musim hujan. Sungai yang pertama berada persis disamping jalan, dan yang kedua berada di sebelah timur Desa Talunkulon yang berbatasan dengan Desa Tulungrejo Kecamatan Besuki.

“Sebenarnya sudah ada dua sungai di Desa. Satu berada persis di samping jalan dan yang kedua di sebelah timur Desa Talunkulon,” paparnya.

Baca Juga  Fasilitas Kota Dirusak Pendemo, Risma Luapkan Amarah

Menurut keterangannya, ketika debit air yang datang melebihi kapasitas tampung kedua sungai tersebut maka luapan sungai bisa mengakibatkan banjir besar hingga memasuki rumah warga.

“Kalau banjir akibat luapan dari kedua sungai tersebut biasanya terjadi banjir besar, masuk kerumah-rumah warga,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Bandung AKP Alpho Gohan mengatakan, pada pukul 06.00 WIB pihaknya baru mendapat laporan dari masyarakat adanya genangan air setinggi mata kaki di Desa Talunkulon. Menurutnya, luapan air tersebut salah satunya disebabkan banjir kiriman dari Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek yang memang hujan deras sejak Jumat malam.

“Namun genangan air sudah surut sekitar pukul 07.30 WIB,” katanya.

AKP Gohan menduga air sampai meluap ke jalan karena sungai di desa setempat tidak mampu menampung air kiriman dari atas. Selain itu dimungkinkan ada sampah yang menyumbat aliran air sehingga luapannya tumpah ke jalan raya.

“Dipastikan tidak ada kerugian materil dan korban jiwa dalam kejadian ini,” tukasnya. (az/yp)

News Feed