oleh

Diduga Adu Cepat, Tiga ABG Terlibat Laka Tragis di Jembatan Ngujang 2

Tulungagung, (afederasi.com) – Tiga anak baru gede (ABG) yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah AG 5951 RBR, terlibat kecelakaan tragis di sisi selatan jembatan Ngujang 2 masuk Desa Bukur Kecamatan Sumbergempol pada Senin (10/8/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.

Diduga, tiga anak yang berasal dari Desa Serut Kecamatan Boyolangu ini beradu cepat dengan temannya yang lain.

Hingga sejauh ini, belum diketahui identitas ketiga korban. Namun dari STNK yang ditemukan di lokasi, atas nama Tamam warga Dusun Kates RW 03 RT 01 Desa Serut Kecamatan Boyolangu.

Dalam video yang beredar digrup whatsapp dengan durasi 18 detik, tampak sepeda motor yang hancur bagian depannya di sisi selatan-barat jembatan Ngujang 2. Terlihat, dua anak yang memakai jersey sepakbola terjepit sepeda motor.

Sedangkan satu anak lainnya dalam kondisi sehat. Ia tampak tengah duduk diatas trotoar didekat dua temannya.

Terdengar, dalam video ada seseorang yang menanyakan dari mana asalnya. Kemudian dijawab dari Desa Serut. Lalu ditanya lagi, apa yang sedang terjadi. Anak tersebut menjawab bahwa tadi sedang balapan lalu menabrak dan jatuh di lokasi.

Baca Juga  Empat Bulan Non-Job, Ini Harapan Ribuan Pekerja Seni di Kota Marmer Jelang AKB

Dalam video lain dengan durasi yang sama, tampak petugas medis sedang mengecek kondisi korban, dengan posisi sepeda motor sudah dipindahkan.

Kepala Desa Bukur Kecamatan Sumbergempol Juni membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian sekitar pukul 14.00 WIB. Dan saat ini, baik korban maupun sepeda motor sudah dievakuasi petugas.

“Ketiga korban sudah dibawa ke RSUD dr Iskak,” katanya.

Juni melanjutkan, dirinya tidak mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan tersebut. Namun menurut keterangan dari saksi yang berada di lokasi, ketiga korban tersebut tengah adu balap dengan temannya yang lain.

“Mungkin temannya takut mau kembali,” ungkapnya.

Masih menurut Juni, ketiga korban tersebut juga tidak membawa identitas. Semua korban masih berusia belia. Dimana satu orang dalam kondisi sehat, dan dua lainnya dalam keadaan luka berat.

Terpisah, Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Aristianto Budi Sutrisno mengatakan, saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Pihaknya juga menghimbau agar orang tua selalu mengawasi anak-anaknya serta melarang menggunakan sepeda motor. (yp)

News Feed