oleh

Bupati Tandatangani Tuntutan Aliansi Mahasiswa

Tulungagung, (afederasi.com) – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tulungagung beraudiensi dengan Bupati Maryoto Birowo di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (15/10/2020). Hasilnya orang nomor orang nomor satu di lingkup Pemkab Tulungagung menyetujui tuntutan aliansi mahasiswa terkait penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Koordinator Aliansi Mahasiswa, Bagus Prasetiawan mengapresiasi Maryoto Birowo sudah memenuhi tuntutan penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Kesediaan menandatangani tuntutan mahasiswa secara tidak langsung Maryoto Birowo mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Alhamdulilah surat tuntutan dan permohonan yang diajukan Aliansi Mahasiswa Tulungagung mendapat respon positif dari Bupati,” ujarnya

Bagus menjelaskan setelah surat tuntutan tersebut ditandatangani oleh Bupati Maryoto Birowo dan Ketua DPRD Marsono akan dikirim presiden RI melalui Gubenur Jawa Timur. Akan tetapi ketua DPRD hingga berita ditulis belum bersedia tanda tangan.

“Kami sangat menyayangkan Ketua DPRD tidak hadir di audiensi dengan bupati,” katanya.

Maryoto Birowo mengatakan isi dari surat tuntutan dan permohonan penolakan UU Cipta Kerja. Dia meminta kepada presiden untuk mempertimbangkan isi dari pasal-pasal yang dianggap kontroversi.

Baca Juga  Jembatan Lembu Peteng Ditutup Dua Bulan, Ini Bagian yang Diperbaiki

“Kami bersedia menandatangani karena demi kepentingan masyarakat Tulungagung khususnya,” katanya.

Disinggung soal ketidakhadiran ketua DPRD Marsono. Bupati menegaskan dia tidak mengetahuinya. Kemungkinan dia sedang tugas luar kota.

“Mungkin masih ada kegiatan di luar,” pungkas Maryoto Birowo. (ziz/am)

News Feed