oleh

Bupati Beri Kelonggaran, Pengesahan Warga PSHT Hingga Pukul 01.30

Tulungagung, (afederasi.com) – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung memberi sedikit kelonggaran dalam kegiatan pengesahan anggota perguruan silat, hingga pukul 01.30 WIB.

Kendati hingga kini pemerintah setempat masih memberlakukan jam malam hingga pukul 23.00 WIB, untuk memutus penyebaran Covid-19.

Menurut Ketua GTPP Covid-19 Tulungagung, Maryoto Birowo, pemberian kelonggaran jam malam tersebut, melihat kegiatan pengesahan tersebut sebuah ritual. Namun demikian, pihaknya tetap membatasi pelaksanaan pengesahan warga baru tersebut hanya sampai pukul 01.30 WIB.

“Ada izin khusus. Karena ini menyangkut ritual ya. Tapi tidak boleh semalam suntuk,” katanya

Maryoto yang juga selaku Bupati Tulungagung mengatakan melihat jumlah peserta cukup banyak yakni 1600-an orang, dia meminta kepada panitia untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Terutama wajib dalam penggunaan masker, physical distancing, serta rutin cuci tangan. Bahkan telah disepakati, untuk memecah kerumunan dibagi menjadi tujuh titik lokasi pengesahan.

“Mereka harus patuhi protokol kesehatan. Bahkan nanti setelah acara selesai, diwajibkan semua peserta langsung pulang. Tidak boleh ada yang nongkrong atau bahkan konvoi,” katanya

Baca Juga  Bupati Hadiri Launching Aplikasi dan Teken MoU Bersama PN Tulungagung

Sementara itu Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia menegaskan meski ada kelonggaran, namun pelaksanaan dibatasi sampai pukul 01.30. Setelah jam itu, pihaknya tak akan menolerir bagi mereka yang melanggar. Tentunya akan beri sanksi tegas dalam hal ini.

“Kami minta panitia menyepakati apa yang telah disepakati bersama. Termasuk tidak ada konvoi, tidak pakai atribut sebelum di lokasi dan lainnya,” tegasnya. (dn)

News Feed