oleh

BNNK Trenggalek Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika, Begini Kronologinya

Trenggalek, (afederasi.com) – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Trenggalek rupanya membutuhkan waktu dua minggu untuk melakukan penangkapan terhadap DPA (38) warga Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Yang merupakan pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kepala BNNK Trenggalek, David Henry Andar Hutapea menuturkan, penangkapan terhadap pelaku berkat informasi dari masyarakat yang kemudian dilakukan penyelidikan selama dua minggu.

“Dalam pemberantasan penyalahgunaan narkotika, baik BNN maupun penegak hukum sangat membutuhkan informasi dari masyarakat,” ungkap David saat jumpa pers, Selasa (18/8/2020)

Dalam kasus ini, tambah David, pihaknya masih melakukan pendalaman, apakah pelaku ini merupakan pengguna atau terindikasi sebagai pengedar.

“Jika pelaku ini terbukti melakukan tindak pidana, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Untuk saat ini pelaku dan barang bukti telah kita amankan guna proses penyidikan,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, BNNK telah menangkap pelaku penyalahgunaan narkotika inisial DPA (38) warga Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, pada Senin malam (17/8/2020) sekitar pukul 22.00 WIB di rumah kos masuk Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga  Covid-19, Puncak HANI BNNK Trenggalek Gelar Vidcon Bersama Wapres RI

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,85 gram berikut bukti lain.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan Tim Brantas BNNK Trenggalek pelaku adalah seorang pekerja swasta yang berprofesi sebagai sopir bus.

Menurut pengakuan pelaku, barang terlarang tersebut dikonsumsi sendiri pada saat tidak bekerja (nganggur) dan itu sudah berjalan selama dua tahun. (pb/dn)

News Feed