oleh

Berulah, Residivis asal Lasem Baru Didor

Surabaya, (afederasi.com) – NH alias Kadal (25), warga Jalan Lasem Baru Surabaya bakal kembali merasakan pengabnya jeruji besi. Pasalnya, residivis yang bebas pada tahun 2018 silam ini kembali berulah dengan menjambret. Untuk menghentikan aksinya, petugas terpaksa melumpuhkan kedua kakinya.

Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra mengatakan, pelaku ini dalam setiap aksinya menggunakan sarana motor Honda Beat warna biru. Ia mencari sasaran di wilayah Surabaya dengan cara berputar-putar secara acak.

“Saat menemukan korban, pelaku dengan paksa menarik tas yang dibawa oleh korban,” katanya, Jumat  (18/9/2020).

Agung melanjutkan, setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya pelaku ini berhasil diamankan. Namun disayangkan, saat pelaku digelandang untuk mencari barang bukti lainnya dan ke lokasi kejadian lain, pelaku mencoba kabur dengan cara menabrak petugas dan lalu lari sekencang-kencangnya.

“Karena tidak mengindahkan tembakan peringatan petugas, terpaksa dilakuakn tindakan terarah dan terukur,” tegas pria dengan 2 balok dipundak ini.

Masih menurut Agung, pelaku yang saat itu mencoba melarikan diri terpaksa dilumpuhkan kedua kainya. Saat menjalani penyidikan diketahui pelaku ini juga merupakan residivis.

Baca Juga  GETOL Jatim Gandeng LBH Surabaya Tolak Omnibus Law

 “Pada tahun 2015 dia masuk di Polsek Sawahan dalam perkara pencurian,” tambah Agung.

Bukan hanya itu, pada tahun 2018 pelaku juga pernah masuk di Polsek Genteng dalam perkara yang sama.

“Dari kejadian ini petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah HP,” jelasnya.

Dalam catatan Kepolisian, pelaku ini pernah beraksi di Jalan Raya Banyu Urip Surabaya, pasar Asem Simo, Diponegoro depan Giant dan Jalan Diponegoro tepatnya pasar burung Kupang.

Agung menambahkan, atas perbuatannya pelaku bakal dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (al/yp)

News Feed