oleh

Bertambah Lagi Tiga Pasien Covid-19, Diduga Masih Tingginya Mobilitas Masyarakat

Tulungagung, (afederasi.com) – Tim gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung kembali merilis tiga nama pasien baru terkonfirmasi positif coronavirus disease 2019 (Covid-19) pada Minggu (30/8/2020).

Penularan Covid-19 di Tulungagung ini dikarenakan masih tingginya mobilitas masyarakat. Seperti halnya tiga kasus baru terkonfirmasi Covid-19, ini berasal dari pelaku perjalanan daerah terjangkit (PPDT).

Wakil Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro mengatakan, penambagah tiga pasien terkonfirmasi Covid-19 ini berasal dari Kecamatan Gondang, dan 2 orang dari Kecamatan Tulungagung.

“Hingga kini jumlah kumulatif pasien Covid-19 terdapat 285 kasus dengan rincian 267 sembuh, 3 meninggal dan 15 orang masih menjalani perawatan dan isolasi,” jelasnya.

Galih memaparkan, kasus pertama yakni pasien berinisial CJP (18) yang berasal dari Kecamatan Gondang. CJP merupakan pendatang dari Ternate, Provinsi Maluku Utara dan tiba di Tulungagung pada 14 Agustus lalu. CJP tiba bersama dengan sang ibu dan seorang asisten rumah tangga (ART).

Selanjutnya pada 24 Agustus lalu, ibu CJP datang ke Puskesmas Gondang untuk melakukan rapid diagnostic test (RDT) dan diketahui hasilnya reaktif IgM dan IgG. Dari hasil itu, petugas melakukan tracing dan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap ibu CJP.

Baca Juga  Penularan Virus Covid-19 Masih Cukup Banyak, Kasus Positif Bertambah 949

Namun ketika tiba di lokasi, pertugas mendapat informasi jika ibu CJP telah kembali ke Ternate. Sehingga petugas hanya melakukan pengambilan swab terhadap CJP dan 3 orang lain yang tinggal serumah.

“Dari hasil swab terhadap 4 orang ini, 3 dinyatakan negative, dan 1 positif berinisial CJP ini,”jelasnya.

Untuk itu, petugas mengembangkan PE terhadap asisten rumah tangga CJP yang ikut bertolak ke Tulungagung. Sebab sewaktu tiba di Tulungagung, sang asisten rumah tangga tidak tinggal serumah dengan CJP. Sehingga petugas masih melakukan PE lanjutan untuk dilakukan pengambilan swab.

Selanjutnya kasus kedua yakni pasien berinisial WNS (44) yang berasal dari Kecamatan Tulungagung. WNS hendak menjalani operasi mioma, namun sebelum menjalani operasi dilakukan pemeriksaan swab di RSUD dr Iskak. Dari hasil pemeriksaan swab menunjukkan hasil positif Covid-19. Petugas melakukan tracing terhadap kontak erat terhadap WNS.

Sementara kasus terakhir yakni pasien berinisial MRZ (54) yang berasal dari Kecamatan Tulungagung. MRZ merupakan PPDT dari Palangkaraya. Selanjutnya, karena hendak melakukan operasi katarak, MRZ pun melakukan pemeriksaan swab pada 25 Agustus lalu.

Baca Juga  Kota Pahlawan, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.631 Orang

Dari hasil pemeriksaan swab terhadap MRZ dinyatakan positif Covid-19. Sehingga petugas melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang yang memiliki kontak erat dengan MRZ. Yakni istri dan 3orang anak MRZ.

“Pengambilan swab akan dilakukan besok (31/8/2020) untuk mengetahui perkembangannya seperti apa,” papar Galih.

Galih menambahkan, dengan adanya penambahan kasus Covid-19 ini, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). “Seperti tetap mengenakan masker ketika keluar rumah, rutin cuci tangan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” pungkasnya. (dn)

News Feed