oleh

Berdalih Butuh Modal Usaha, Pedagang Onde-onde Nekat Curi Uang

Tulungagung, (afederasi) – Berdalih butuh modal untuk mengembangkan usaha dagang onde-onde, UN (49) warga Desa Balerejo Kecamatan Kauman harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, ibu tiga anak ini diduga mencuri uang sebesar Rp 9,4 juta di toko pracangan milik Arief Adhitya Wicaksono (44) warga Kelurahan Sembung Kecamatan Tulungagung.

Kini kasus tersebut tengah ditangani Unit Reskrim Polsek Tulungagung Kota.

“Saat ini UN telah diamankan di Mapolsek Tulungagung,” kata Kapolres AKBP Eva Guna Pandia melalui PS Paur Humas Bripka Endro Purnomo.

Endro mengatakan, kasus pencurian tersebut sebenarnya terjadi pada Senin (15/6/2020) juni yang lalu. Ketika itu, karyawan korban tengah melayani para pembeli di toko pracangan milik korban.

“Jadi sebenarnya pelaku ini sudah sering belanja di toko korban,” katanya.

Sekitar pukul 15.00 WIB lanjut Endro, saat para karyawan ini lengah, pelaku ini mengambil uang yang ada di toko tersebut. Pelaku juga berupaya mengelabuhi karyawan toko dengan berperilaku wajar hingga ia berhasil meninggalkan lokasi dengan membawa uang hasil curian sebesar Rp 9,4 juta.

Baca Juga  Troble Jaringan Internet, Warnai Pelaksanaan PBAK Virtual IAIN Tulungagung

“Korban baru sadar uangnya dicuri setelah ada selisih antara uang yang masuk dengan barang yang keluar,” jelasnya.

Endro melanjutkan, korban baru bisa memastikan jika uang dagangannya ini hilang setelah melihat rekaman kamera CCTV yang terpasang di dalam toko. Ketika diputar ulang, ternyata terlihat jika yang mengambil uang tersebut adalah UN yang tak lain adalah pelanggannya.

“Merasa dirugikan, akhirnya korban melaporkannya ke Polsek Tulungagung Kota,” terangnya.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, akhirnya petugas berhasil mengetahui rumah pelaku ini hingga akhirnya berhasil diamankan empat belas hari berselang atau pada Senin (29/6/2020) sore di rumahnya.

“Awalnya mengelak, setelah ditunjukkan rekaman CCTV akhirnya ia mengakui perbuatannya,” katanya.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa uang sisa hasil curian sebesar Rp 4 juta, satu unit sepeda motor Honda Beat Pop W 5774 QK, sebuah kerudung warna hitam, sebuah baju warna pink, sebuah rok warna krem, sebuah tas warna krem, dan sebuah helm INK warna Pink.

“Uangnya tinggal Rp 4 juta, pengakuannya sisanya sudah habis untuk membeli bahan makanan seperti onde-onde dan gorengan lainnya,” imbuhnya.

Baca Juga  Hantam Truk Pengangkut Ampas Jagung, Pengemudi L 300 Terjepit Kemudi dan Bodi

Masih menurut Endro, pelaku ini merupakan residivis yang pernah terjerat kasus serupa beberapa tahun yang lalu. Ketika itu, ia diproses di Polsek Kedungwaru.

“Kepada petugas, selain karena membutuhkan uang untuk modal usaha, ia nekat mencuri karena ketika itu ada kesempatan. Namun dirinya tak menyadari jika aksinya terekam kamera CCTV,” jelasnya.

Endro menambahkan, kini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (yp).

News Feed