oleh

Belasan Ibu Hamil Dilaporkan Terkonfirmasi Covid-19

Surabaya, (afederasi.com) – Dinas Kesehatan Kota Surabaya menyatakan belasan ibu hamil (bumil) di Surabaya dilaporkan terkonfirmasi coronavirus disease 2019 (Covid-19). Hal ini diketahui berdasarkan pemeriksaan swab.

“Hasil pemeriksaan swab keluar 50 bumil. Dari jumlah itu, sebanyak 11 bumil diketahui terkonfirmasi Covid-19, sedangkan sisanya 39 bumil negative,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachamanita, Kamis (30/7/2020).

Lebih lanjut Febria menjelaskan untuk Ibu hamil yang dinyatakan positif Covid-19 langsung dipindahkan ke Hotel Asrama Haji, Sukolilo. Selama berada di Hotel Asrama Haji, ibu hamil itu dipantau dokter spesialis kandungan.

“Karena kita tidak berani memberikan obat tanpa sepengetahuan dokter obgyn (kandungan). Setiap satu minggu sekali dokter datang untuk melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Selama masa karantina di Asrama Haji Sukolilo, para ibu hamil itu akan ditempatkan dalam satu kamar yang sama. Hal ini bertujuan supaya para ibu hamil dapat saling berinteraksi satu dengan yang lainnya dan saling menyemangati.

“Jadi ada sekitar empat kamar yang sudah terisi untuk ibu hamil. Untuk keluarga mereka kami langsung swab juga,” kata Febria.

Baca Juga  Usia Kandungan 37 Minggu Wajib Test Swab, 5 Rumah Sakit Disiapkan untuk Ibu Hamil Positif Corona

Febria menjelaskan, ibu hamil itu akan kembali menjalani test swab setelah melewati masa karantina 14 hari atau menjelang lahiran. Pasalnya, pihak Pemkot Surabaya selain untuk memastikan kesembuhan, juga merujuk dimana ibu hamil itu akan melahirkan.

“Kita punya namanya bidan kelurahan. Dia yang mendampingi dari awal ibu hamil sampai dengan proses persalinan. Kemarin saat swab beliau ikut mendampingi juga supaya mengarahkan kalau pasien sudah negatif bisa melahirkan di mana pun. Kalau belum (masih positif) akan dirujuk ke rumah sakit khusus,” ucapnya.

Kendati demikian, ia juga meminta ibu hamil yang sedang menunggu hasil tes swab menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing. Ia juga berpesan agar ibu hamil diminta untuk tidak stres dan menjaga imunitas tubuhnya.

“Tetap menjaga imun tubuhnya dan bahagia, itu kuncinya,” pungkas Febria.

Sekedar diketahui Pemerintah Kota Surabaya telah beberapa kali telah memberlakukan pemeriksaan swab terhadap ibu hamil dengan usia kandungan 37 minggu. Pelaksanaan test swab khusus ibu hamil ini bertujuan untuk memantau kesehatan ibu hamil agar terbebas dari Covid-19. (dwd/an)

News Feed