oleh

Awas…! Trend Penyebaran Covid-19 ke Kawasan Rumah Mewah

Surabaya, (afederasi.com)Trend penyebaran Covid-19 yang terjadi di Kota Surabaya telah masuk ke kawasan perumahan menengah keatas. Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengklaim setelah di kampung tangguh turun angka penularannya, malah sekarang berganti di kawasan rumah mewah.

“Saya lihat sekarang malah kampung menengah keatas yang naik. Mungkin mereka (warga kawasan menengah atas) habis pergi kemana gitu, saya ndak tahu,” ungkap Risma, saat wawancara di Balai Kota Surabaya, Rabu (1/7/2020).

Risma mengungkapkan, ia akan melaksanakan rekam khusus ke beberapa camat kawasan menengah ke atas, untuk kepastian berapa banyak orang yang dinyatakan positif.

“Tiap malam saya perhatikan. Kemarin camatnya sudah saya bagikan Perwali, untuk difotocopy dan disebarkan ke rumah- rumah,” ujarnya.

Trend kenaikan dikawasan menengah keatas ini, lanjutnya, pertama kali terdeteksi di Surabaya Selatan. Menurutnya,  wilayah selatan merebak di kawasan perkampungan pada awalnya, lalu berpindah ke rumah-rumah mewah.

“Yah indikasinya orang di kawasan  menengah itu kita lacak, ternyata ada yang dari luar kota dan ada yang dari luar negeri. Untuk itu kita akan bikin edaran bagi yang akan pergi ke luar Surabaya,” lanjut Risma.

Baca Juga  Jambret Asal Bangkalan Dibekuk Polisi

Kendati demikian, Risma menyebut sebanyak 90 persen kenaikan angka Covid-19 di Kota Pahlawan berasal dari lingkungan perumahan elite.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, banyaknya kasus Covid-19 di perumahan mewah tersebut diketahui melalui hasil tracing yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya.Namun, Febri tidak merinci berapa jumlah kasus yang ada di perumahan mewah di Surabaya.

“Benar, jadi berdasarkan tracing gugus tugas, akhir-akhir ini diketahui bahwa ditemukan pasien confirm di perumahan-perumahan mewah,” kata Febri,”pungkasnya. (dwd/am)

News Feed