oleh

Anggota DPRD Pengancam Bupati Maryoto Birowo Jadi Tersangka

Tulungagung,  (afederasi.com) – SHM, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Tulungagung ini terancam hukuman setahun penjara. Hal ini dipastikan dari hasil gelar perkara yang dilakukan Satreskrim Polres setempat minggu lalu.

Dimana, perbuatan anggota Fraksi PDIP ini memenuhi unsur sebagaimana pasal 335 dan pasal 315 KUHP karena dugaaan pengancaman kepada Bupati Maryoto Bhirowo.

“Saudara SHM ini sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak minggu lalu,” kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Kasatreskrim AKP Ardyan Yudo Setyantono Rabu (12/8/2020) siang.

Ardyan melanjutkan, penetapan sebagai tersangka ini dilakukan setelah dilakukan gelar perkara. Hasilnya, perbuatan SHM ini memenuhi unsur-unsur yang tertuang dalam pasal 335 dan 315 KUHP.

“Semua bukti-bukti, dan keterangan sejumlah saksi memang mengarah kepada SHM,” katanya.

Bahkan lanjut Yudo, pada Selasa (kemarin-red) SHM ini telah diperiksa dengan kapasitas sebagai tersangka. Pemeriksaan ini untuk melengkapi berkas-berkas tersangka untuk pelimpahan ke kejaksaan.

“Secepatnya kami lengkapi agar segera P21, sejak awal penyidikan kita juga sudah koordinasi dengan kejaksaan,” jelasnya.

Baca Juga  Beri Pelajaran Pemotor yang Bermain Gas, Satu Pria Malah Diciduk Polisi, Lima Lainnya Buron

Disinggung apakah alasan penyidik tidak melakukan penahanan kepada SHM, Yudo mengatakan ada pertimbangan lain. Yakni, selama pemeriksaan yang bersangkutan selalu kooperatif kepada petugas.

Seperti yang diketahui, SHM dilaporkan ke Polres Tulungagung pada Senin (15/6/2020) malam. Adik mantan ketua DPRD Supriyono tersebut dilaporkan atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukannya di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso beberapa waktu yang lalu.

Kejadian tersebut dilaporkan oleh Johanes Bagus Kuncoro yang saat itu menjabat sebagai Kasatpol PP Pemkab Tulungagung atas kuasa dari Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo sekaligus sebagai korbannya. (yp).

News Feed