oleh

Aktif Sosialisasikan Instruksi Presiden, Bhabinkamtibmas Terima Reward

Tulungagung, (afederasi.com) – Dua anggota Bhabinkamtibmas yang dinas di Polres Tulungagung menerima reward dari Kapolres pada Rabu (9/9/2020) pagi. Keduanya dinilai aktif mensosialisasikan Instruksi Presiden (Inpres) No 6 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di desa binaannya.

Mereka adalah Aiptu Budi, Bhabinkamtibmas Desa Majan Polsek Kedungwaru, dan Bripka Dodik Cahyono, Bhabinkamtibmas Desa Pelem Polsek Campurdarat.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, pemberian reward ini sebagai bentuk apresiasi pimpinan kepada anggota yang berprestasi. Selain untuk memberikan dukungan agar tetap produktif, juga untuk memberikan dorongan bagi anggota yang lain.

“Harapannya agar semua anggota ini tetap berinovasi untuk melayani dan mengayomi masyarakat,” katanya.

Pandia melanjutkan, saat ini tantangan Polri sudah semakin kompleks. Terlebih jumlah kasus positif Covid-19 di Tulungagung mulai merangkak naik. Tentunya, peran Bhabinkamtibmas di desa masing-masing sangat vital untuk tetap mengedukasi masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan.

“Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak dari Polri, kami berharap mereka tetap aktif bersama tiga pilar untuk masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga  Pick Up Bermuatan Triplek Terperosok ke Sungai

Pandia menambahkan, selain aktif mensosialisasikan Inpres No 6 Tahun 2020, dua Bhabinkamtibmas yang mendapat reward hari ini juga aktif menyelesaikan segala permasalahan di desa binaannya yakni di rumah Astuti.

Sementara itu, Aiptu Budi mengaku tidak menyangka jika ia akan mendapatkan penghargaan dari Kapolres. Menurutnya, apa yang dikerjakan sesuai arahan pimpinan dan berusaha sebaik mungkin melayani masyarakat.

“Kami hanya berupaya seaktif mungkin ditengah masyarakat,” katanya.

Budi melanjutkan, semenjak dua tahun yang lalu menjadi Bhabinkamtibmas di Desa Majan, ia mengaku selalu berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat dan tiga pilar. Bahkan untuk mempermudah komunikasi dan sosialisasi dibuat grup ­whatsapp dan instagram khusus warga Desa Majan.

Hal senada juga diungkapkan Bripka Dodik Cahyono. Untuk memutus penyebaran Covid-19 khususnya di Desa Pelem Kecamatan Campurdarat, setiap hari ia rela berkeliling ke daerahnya untuk mensosialisasikan protokol kesehatan. Bahkan untuk menarik perhatian warga, ia melakukannya dengan naik sepeda ontel dan berteriak menggunakan pengeras suara (Toa).

“Alhamdulilah respon masyarakat cukup baik, mereka sudah mulai sadar pentingnya menerapkan protokol kesehatan,” tukasnya. (yp)

Baca Juga  Diduga Persneling Selip, Mobil Daihatsu Zebra Terperosok di Jurang Kucur

News Feed