oleh

Aduh….Anak Dibawah Umur Berada di Room Karaoke

Banyuwangi, (afederasi.com) – Tempat hiburan malam biasa menjadi tempat untuk melepas kepenatan setelah seharian bekerja, atau untuk sekedar berkumpul sama teman – teman. Di sana, pengunjung bisa menikamati alunan musik, menikmati makanan maupun minuman yang biasa diperuntukan untuk orang dewasa. Jelas ditempat seperti itu bukan diperuntukan bagi anak-anak.

Berbeda dengan tempat hiburan malam yang ada di Banyuwangi, entah keamanan yang kurang atau memang diperbolehkan anak-anak masuk. Karena biasanya tempat hiburan malam dipenuhi dengan kepulan asap rokok, musik dengan volume maksimal. Tujuanya agar pengunjung bisa menghilangkan kepenatan setelah seharian beraktivitas.

Ya, salah satu tempat hiburan malam dari sekian tempat yang ada di Banyuwangi, D’Heroes yang berlokasi di daerah Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. Kedapatan seorang anak yang belum cukup umur berada ditempat yang seharusnya diperuntukan untuk orang dewasa.

Kejadian ini didapati ketika tim satuan gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten Banyuwangi, mengadakan operasi berskala besar bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, dan beberapa Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di sejumlah tempat hiburan malam yang ada di Banyuwangi, Sabtu Malam (8/8/2020).

Baca Juga  Tabrak Truk Parkir Pengendara Sepeda Motor Tewas

Kepala Satpol PP Banyuwangi Anacleto Da Silva mengatakan, khusus malam ini kita menggelar razia gabungan berasama sama, guna memastikan penerapan protokol kesehatan, di empat wilayah antara lain Kecamatan Muncar, Kecamatan Genteng, Kecamatan Gambiran, dan Banyuwangi Kota. Dari semua kegiatan ini kita mengharuskan dan menindak setiap warga maupun tempat usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

“Banyak warga yang didapati tidak memakai masker ketika keluar rumah kita hukum push-up, dan bagi tempat usaha kita lakukan penutupan sementara bila tidak menyediakan sarana protokol Covid-19,” kata Leto sapaan akrab Anacleto Da Silva.

Menurut Leto, seluruh tempat usaha kembali diperiksa. Hal ini dilakukan untuk mengetahui, pembenahan apa yang sudah dilakukan oleh pelaku usaha.

“Ini keduakalinya Cafe Heroes sudah melanggar protokol kesehatan,” katanya.

Selain itu, jelas dia, di tempat tersebut juga ditemukan salah satu room yang ada anak masih dibawah umur. Ternyata, setelah diperiksa masih keluarga dengan wanita dewasa yang satu room tersebut.

Baca Juga  Gemar ke Kafe, Karyawan Penggilingan Tebu Nekat Curi Motor

“Sebenarnya tidak boleh, makanya kami suruh pemilik usaha untuk segera mengeluarkan pengunjung yang membawa anak kecil tersebut,” terangnya.

Tidak hanya itu, masih kata dia, di tempat tersebut juga masih ada ruangan yang melebihi kapasitas. Bahkan, satu meja tidak diberi jarak sama sekali.

“Ini teguran kedua, jika masih tetap melanggar protokol kesehatan. Maka akan dilakukan penutupan,” tegasnya.

Supervisor Heroes, Eka Prasetyo mengaku pihaknya masih terus melakukan pembenahan. Untuk masalah kapasitas yang menurut tim melebihi, pihaknya akan langsung membenahinya.

“Akan segera kami benahi langsung,” katanya.

Padahal, jelas dia, kapasitas di dalam hanya 30 orang saja. Sebelumnya, kapasitasnya memang sekitar 70 orang. Tetapi, ternyata masih melebihi kapasitas.

“Kami akan ubah lagi tata letak meja dan kursi yang ada,” terangnya.

Eka menambahkan, untuk adanya anak usia dibawah umur yang masuk itu masih satu keluarga. Memang, belum ada larangan pengunjung untuk membawa keluarganya.

“Karena adanya imbauan lagi dari petugas, maka mulai besok kami akan melarang anak kecil masuk ke dalam,” dalihnya. (ron/am)

News Feed