oleh

799 Personil Gabungan Diturunkan Amankan Idul Adha

Tulungagung, (afederasi.com) – Sebanyak 799 personil gabungan dari TNI/Polri, Dishub, dan Satpol PP diterjunkan untuk mengamankan hari raya Idul Adha 1441 H. Mereka akan disiagakan hingga empat hari kedepan di titik-titik keramaian dan lokasi yang rawan kemacetan serta tindakan kriminal.

799 personil tersebut diantaranya 632 dari anggota Polri, 100 anggota Kodim 0807, 7 anggota POM TNI, 30 anggota Dishub, dan 30 anggota Satpol PP.

“799 anggota ini sudah kami ploting, selain patroli, mereka juga ditempatkan di titik yang sudah ditentukan,” kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia seusai memimpin apel pemberangkatan Kamis (30/7/2020) petang.

Pandia mengatakan, tujuan utama pengamanan ini untuk menciptakan situasi kamtibmas bagi umat Islam yang tengah merayakan Idul Adha. Selain itu, anggota juga diminta untuk memantau penerapan protokol kesehatan.

“Jadi sesuai kesepakatan dengan Forpimda, bahwa malam ini tidak ada takbir keliling. Selain itu anggota juga kami himbau untuk mensosialisasikan protokol kesehatan,” katanya.

Pandia melanjutkan, meskipun sejauh ini dari pantauannya situasi di Tulungagung cenderung aman dan kondusif, namun pihaknya tetap mewaspadai kerawanan seperti kemacetan, laka lantas, dan tindakan kriminal.

Baca Juga  Berdalih Butuh Modal Usaha, Pedagang Onde-onde Nekat Curi Uang

“Kami berharap masyarakat juga waspada, jika tidak ada keperluan yang penting dihimbau agar tetap di rumah,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut Pandia menyampaikan bahwa saat ini wabah Covid-19 belum sepenuhnya menghilang. Meskipun, di Tulungagung sudah masuk zona kuning, namun pihaknya meminta agar masyarakat tetap menjaga jarak, memakai masker, dan sesering mungkin mencuci tangan.

“Tingkat kesadaran memang sudah tinggi, tetapi kita harus tetap saling mengingatkan, jangan sampai tren yang baik ini memburuk,” katanya.

Pandia menghimbau, bagi warga yang besok akan menggelar salat Idul Adha agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Untuk sementara, agar menghindari kontak fisik seperti bersalaman.

“Saat penyembelihan dan pembagian daging kurban, pengurus masjid dan warga diminta untuk mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (yp)

News Feed