oleh

70 Persen Kios Pasar Ngunut Terbakar

Kobakaran api membakar ratusan lapak pedagang di pasar Ngunut (ist)

Tulungagung, (Afederasi.com) – Ratusan pedagang di Pasar Ngunut menjadi korban kebakaran yang terjadi pada Jum’at (08/11/2019) malam.

Dari pantauan afederasi.com, ratusan warga dan pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangan yang ada di dalam pasar. Namun, besarnya kobaran api membuat sebagian pedagang hanya pasrah.

Sekitar pukul 18.30 WIB tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Tulungagung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan proses pemadaman.

Datangnya mobil pemadam dirasa sangat lama, karena diwaktu yang bersamaan juga terjadi kebakaran disebuah pabrik kertas yang ada di Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru. Sejumlah mobil pemadam yang tiba di lokasi masih berusaha melakukan upaya pemadaman.

“Ada delapan unit mobil damkar dari berbagai kota diantaranya Tulungagung, Blitar, Trenggalek dan Kediri juga dikerahkan untuk memadamkan api,” ungkap  Kabid Damkar Tulungagung Rakidi.

Rakidi mengatakan api berhasil dikendalikan sekitar tiga jam setelah kebakaran. Saat ini tim gabungan masih melakukan upaya pemadaman beberapa titik api yang berada di reruntuhan bangunan kios pedagang.

“Kobaran api yang membakar kios-kios sudah berhasil dipadamkan, tiga jam setelah kejadian,” kata Rakidi.

Sementara itu Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo yang meninjau lokasi kebakaran mengungkapkan kebakaran yang melanda Pasar Ngunut Tulungagung itu berdampak terhadap 800 pedagang.

“Seluruh pedagang yang berjualan di Pasar Ngunut ini ada sekitar 800 orang, baik besar dan pedagang kecil. Sedangkan kios dan lapak yang terbakar ada sekitar 70 persen, yang sisa di bagian barat,” ungkapnya.

Pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut, karena saat ini masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian. Namun, akibat kejadian tersebut ditafsir kerugian mencapai miliaran rupiah.

Sedangkan terkait nasib para pedagang, pemerintah daerah akan membuat lapak semi permanen di sisi timur pasar untuk lokasi berjualan sementara para pedagang.

“Yang pasti peristiwa kebakaran besar ini menjadi pemikiran pemerintah, kami akan berusaha menyediakan tempat sementara agar para pedagang bisa kembali berjualan,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, mengaku akan segera melakukan proses penyelidikan guna mengetahui penyebab kebakaran.  “Nanti kita selidiki, saat ini tim Inafis masih belum bisa melakukan kegiatan, karena api masih menyala. Nanti kalau sudah padam baru mulai dilakukan olah TKP,” tambahnya. (ra/an)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed