oleh

2021, Proyek Perbaikan Jalan Desa Jabalsari Terancam Batal

Tulungagung, afederasi.com – Proyek perbaikan jalan sepanjang 3 kilometer di Desa Jabalsari menuju Desa Pulotondo dipastikan belum bisa terealisasi pada tahun 2021 mendatang. Pasalnya, proyek tersebut tidak masuk dalam daftar perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun depan.

Plt Kepala Dinas PUPR Robinson Parsaoran Nadeak melalui Kasi Perencanaan Teknis dan Evaluasi Jalan dan Jembatan Wahyudiana menyampaikan, pihaknya memastikan untuk proyek perbaikan jalan yang rusak di Desa Jabalsari belum bisa direalisasikan tahun depan, dikarenakan proyek tersebut tidak masuk dalam daftar Rencana Definitif (RD) yang sudah disetujui oleh pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) pada tahun 2021.

“Sebenarnya sudah menjadi program usulan kami dari tahun 2019 dengan anggaran sekitar 2 miliar,” katanya kepada pihak afederasi.com.

Wahyu mengatakan, padahal awal tahun 2020 lalu, proyek tersebut sudah masuk dalam daftar perencanaan perbaikan jalan dinas PU, dan tinggal direalisasikan saja. Pihaknya juga sudah meninjau lokasi untuk pengukuran jalan.

“Namun karena adanya pandemi Covid-19 anggaran daerah di tahun 2020 terkena Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), maka perencanaan tersebut di hilangkan dan diundur di tahun 2021,” urainya.

Baca Juga  Tingkatkan Minat Baca, Polisi Hadirkan Perpustakaan Mobile

Lanjut Wahyu, pihaknya mengatakan sementara itu di tahun 2021 dipastikan belum bisa dilakukan, karena belum di setujui oleh pihak Bappeda selaku pengelola anggaran.

“Hingga pertengahan November ini, proyek itu tidak muncul lagi di daftar proyek baru pada 2021,” imbuhnya.

Wahyu menegaskan dirinya tidak mengetahui jelasnya seperti apa, namun diperkirakan hal tersebut berkaitan dengan anggaran yang dikeluarkan oleh Bappeda di tahun depan.

“Jika akhir Desember nanti tidak ada keputusan tambahan dari pihak Bappeda, dipastikan proyek tersebut akan mundur lagi hingga waktu yang tidak tentukan,” pungkasnya.

Sementara itu, pada tahun depan, Dinas PUPR hanya mengerjakan lima paket jalan dan jembatan senilai Rp 4,35 miliar. Paket tersebut sudah masuk dalam Rencana Definitif (RD) 2021 yang telah di setujui oleh pihak Bappeda. Kelima proyek tersebut yakni pembangunan saluran pengering jalan ruas Aryojeding sampai Tegalrejo dengan anggaran Rp 350 juta.

Kedua, pembangunan tembok penahan badan jalan ruas jalan Kedungsoko sampai Gesikan dengan anggaran Rp 287,7 juta. Ketiga, pemeliharaan berkala jalan ruas jalan Kapten Kasihin Gg. II dengan anggaran Rp 435 juta. Keempat, pembangunan jembatan ruas jalan Suruhan Lor sampai Singgit dengan anggaran Rp 891 juta, dan kelima pembangunan jembatan ruas jalan Sendang sampai Penampean dengan anggaran Rp 2,39 miliar. (is/yp)

Baca Juga  JPU Tuntut Gaguk 2 Tahun 6 Bulan

News Feed